Menparekraf Sandiaga Uno Targetkan 1,5 Juta Wisatawan Mancanegara Berkualitas Berwisata di Bali
Rabu, 22 Juni 2022 - 08:00 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno berkesempatan membuka Rapat Kerja Badan Promosi Pariwisata Daerah Bali, di Kantor Bank Indonesia, Denpasar, Bali. Foto/Kemenparekraf
DENPASAR - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/KaBaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menargetkan 1,5 juta wisatawan mancanegara ( wisman ) berkualitas dengan tingkat pengeluaran tinggi dan masa berkunjung yang panjang untuk berwisata di Bali, sebagai upaya membangkitkan ekonomi dan membuka lapangan kerja di Pulau Dewata.
Baca juga: Menparekraf Sandiaga Uno: Bali Cepat Pulih 2-3 Tahun Lagi
Menparekraf Sandiaga seusai membuka Rapat Kerja Badan Promosi Pariwisata Daerah Bali, di Kantor Bank Indonesia, Denpasar, Bali, Senin malam (20/6/2022), menjelaskan, di tengah pemulihan ekonomi yang penuh tantangan ini dan ada pula ancaman krisis pangan dan krisis energi di tengah masyarakat yang mengalami tekanan selama pandemi maka kebangkitan ekonomi di Bali menjadi prioritas bagi pemerintah.
“Kami tadi menyinkronisasi atau menyelaraskan beberapa rencana promosi ke depan. Karena Bali masih menjadi top of mind wisman, dengan era ekonomi baru melalui digital marketing dan sebagainya maka perlu inovasi pada pola-pola kita berpromosi. Jadi langkah kita untuk menyelaraskan di tengah menurunnya anggaran berpromosi, tapi kita harus lebih menggunakan semangat entrepreneur spirit. Spirit kewirausahaan kita untuk Bali bisa kembali mendapatkan target wisatawan tahun ini 1,5 juta dengan kualitas yang lebih baik,” ujarnya.
Baca juga: Menparekraf Sandiaga Uno: Bali Cepat Pulih 2-3 Tahun Lagi
Menparekraf Sandiaga seusai membuka Rapat Kerja Badan Promosi Pariwisata Daerah Bali, di Kantor Bank Indonesia, Denpasar, Bali, Senin malam (20/6/2022), menjelaskan, di tengah pemulihan ekonomi yang penuh tantangan ini dan ada pula ancaman krisis pangan dan krisis energi di tengah masyarakat yang mengalami tekanan selama pandemi maka kebangkitan ekonomi di Bali menjadi prioritas bagi pemerintah.
“Kami tadi menyinkronisasi atau menyelaraskan beberapa rencana promosi ke depan. Karena Bali masih menjadi top of mind wisman, dengan era ekonomi baru melalui digital marketing dan sebagainya maka perlu inovasi pada pola-pola kita berpromosi. Jadi langkah kita untuk menyelaraskan di tengah menurunnya anggaran berpromosi, tapi kita harus lebih menggunakan semangat entrepreneur spirit. Spirit kewirausahaan kita untuk Bali bisa kembali mendapatkan target wisatawan tahun ini 1,5 juta dengan kualitas yang lebih baik,” ujarnya.
Lihat Juga :