Dinilai Sudah Saatnya RI Wajibkan BBM RON Tinggi, Ini Alasannya

Kamis, 25 Juni 2020 - 12:18 WIB
Dia meyakini, dengan edukasi dari pemerintah, maka secara perlahan publik akan menyadari dampak positif menggunakan BBM RON tinggi. Adapun untuk kendaraan angkutan, ia yakin pemerintah akan memiliki kebijakan yang tepat. Dia menyarankan agar pemerintah juga tak ragu untuk mulai sepenuhnya menyalurkan BBM RON tinggi. "Pemerintah sebenarnya hanya perlu menyetop produk BBM octan dan cetane rendah," tandasnya.

(Baca Juga: Indonesia Dinilai Sudah Saatnya hanya Gunakan BBM Berkualitas)

Menurut Jusri, sejatinya kebijakan memindahkan konsumsi bahan bakar ke BBM RON tinggi cukup mudah asal semua pihak bahu membahu melakukan kampanye positif dengan cara yang lebih mudah dimengerti oleh masyarakat.

Sementara, Direktur Eksekutif Institute for Essential Service Reform (IESR) Febby Tumiwa mengatakan, dalam mengurangi penggunaan BBM jenis premium Pemerintah harus membatasi kuotanya. Selain itu, menyediakan bahan bakar dengan kualitas yang lebih baik dengan harga yang lebih murah. "Misalnya BBM RON 92 seharga RON 88 atau RON 90," tuturnya.

Pemerintah, kata dia, bisa membuat standar bahan bakar yang lebih baik dan segera menerapkannya, demikian juga membuat kebijakan fuel economy untuk kendaraan bermotor yang progresif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!