Kementan Berbagi Kiat Cerdas Beternak Sapi di Tengah PMK

Minggu, 03 Juli 2022 - 20:46 WIB
Dedi menambahkan stok daging jangan sampai tidak tersedia apalagi dengan model integrasi sawit dan sapi yang bisa dikembangkan di Kalimantan Selatan. Karena ini sangat menguntungkan apalagi dengan diadakan MAF ini terkait integrasi sawit dan sapi.

Peserta MAF kali ini mendapatkan materi dari dua narasumber. Di antaranya drh. Suparmi selaku Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalsel. Di kesempatan ini Suparmi menjelaskan Kalsel sudah termasuk kena PMK, namun masih di bawah zona merah (ringan). Sehingga Kalsel tentunya melakukan berbagai upaya termasuk dengan Kementan.

Selain itu Kalsel sekarang hanya menyetok sapi dari daerah yang belum terkena PMK. Selain itu daging ternak yang terkena PMK masih bisa di komsumsi dengan penanganan tertentu dan ternak yang terkena bisa diobati, salah satunya vaksin dari Kementan.

Narasumber kedua yaitu Wahyu Darsono, selaku Direktur PT.Simbiosis Karya Agroindustri atau SISKA, Kalimantan Selatan, yang bergerak pada peternakan sapi. Di mana PT. Siska sudah bergerak dalam integrasi sapi dan sawit, yang merupakan model usaha pertanian yang menguntungkan, karena di Kalsel kebutuhan daging sapi.

Maka melalui kesempatan MAF ini, mengajak petani milenial bisa mencobanya. Di mana salah satunya bisa ikut menjadi peserta pemagangan dalam Program Yess dari Kementan, untuk tahap pengenalan awal.
(dar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!