Rupiah Nyaris Tembus Rp15.000/USD, Ekonom: BI Perlu Segera Naikkan Suku Bunga

Selasa, 05 Juli 2022 - 09:29 WIB
Kurs rupiah terpantau nyaris menembus Rp15.000 per dolar Amerika Serikat (USD), dimana muncul dorongan dari ekonom agar BI segern menaikkan suku bunga acuan. Foto/Dok
JAKARTA - Kurs Rupiah terpantau nyaris menembus Rp15.000 per dolar Amerika Serikat (USD), dimana hari ini nilai tukar Rupiah adalah Rp14.985 per USD.Menanggapi hal ini, ekonom sekaligus Direktur CELIOS, Bhima Yudhistira mengatakan, bahwa pelemahan kurs dikhawatirkan memicu imported inflation atau kenaikan biaya impor terutama pangan.

"Sejauh ini imported inflation belum dirasakan karena produsen masih menahan harga ditingkat konsumen. Tapi ketika beban biaya impor sudah naik signifikan akibat selisih kurs, maka imbasnya ke konsumen juga," ungkap Bhima kepada MNC Portal di Jakarta, Selasa (5/7/2022).



Baca Juga: Inflasi Kian Ganas, Rupiah Ambruk Nyaris Rp15.000

Dia mengatakan, beban utang luar negeri (ULN) sektor swasta meningkat, karena pendapatan sebagian besar diperoleh dalam bentuk rupiah sementara bunga dan cicilan pokok berbentuk valas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!