Inflasi Kian Ganas, Rupiah Ambruk Nyaris Rp15.000
Senin, 04 Juli 2022 - 16:42 WIB
loading...
Nilai tukar rupiah ditutup anjlok 29 poin di level Rp 14.971 atas dolar Amerika Serikat (USD) dalam perdagangan sore ini. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah ditutup anjlok 29 poin di level Rp 14.971 atas dolar Amerika Serikat (USD) dalam perdagangan sore ini. Pengamat Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi, mengatakan salah satu faktor pemicu melemahnya mata uang garuda ini, dipicu oleh tingginya inflasi global yang berdampak terhadap inflasi di Indonesia.
"Tingginya inflasi pada Juni 2022 membuat Pemerintah harus mulai menyiapkan strategi untuk menahan kenaikan inflasi hingga akhir tahun," ujar Ibrahim dalam rilis hariannya, Senin (4/7/2022).
Baca Juga: Ngerinya Dampak Inflasi AS: Bisa Munculkan Resesi Ekonomi
Menurut dia, tingginya inflasi tersebut bisa memberikan ketidakpastian dan mengganggu potensi pertumbuhan, sehingga pemerintah harus meningkatkan kewaspadaan dari kemungkinan kenaikan inflasi hingga akhir 2022.
"Sedangkan tantangan terbesar yang dihadapi perekonomian Indonesia adalah potensi terjadinya stagflasi yaitu kenaikan inflasi di tengah kondisi pertumbuhan ekonomi yang stagnan atau bahkan kontraksi," sambungnya.
"Tingginya inflasi pada Juni 2022 membuat Pemerintah harus mulai menyiapkan strategi untuk menahan kenaikan inflasi hingga akhir tahun," ujar Ibrahim dalam rilis hariannya, Senin (4/7/2022).
Baca Juga: Ngerinya Dampak Inflasi AS: Bisa Munculkan Resesi Ekonomi
Menurut dia, tingginya inflasi tersebut bisa memberikan ketidakpastian dan mengganggu potensi pertumbuhan, sehingga pemerintah harus meningkatkan kewaspadaan dari kemungkinan kenaikan inflasi hingga akhir 2022.
"Sedangkan tantangan terbesar yang dihadapi perekonomian Indonesia adalah potensi terjadinya stagflasi yaitu kenaikan inflasi di tengah kondisi pertumbuhan ekonomi yang stagnan atau bahkan kontraksi," sambungnya.
Lihat Juga :