Survei Ipsos: 49% Masyarakat Optimis Penghasilan Kembali Naik di Akhir Tahun

Kamis, 25 Juni 2020 - 22:29 WIB
Jalur pembelian (purchase channel) pun berubah signifikan, di mana 62% masyarakat Indonesia memilih untuk membeli kebutuhan pokok dan bahan makanan secara online dibandingkan jalur konvensional seperti sebelum pandemi.

“Ketika mayoritas perilaku pembelian (purchasing behaviour) telah berubah selama pandemi, ada aspek belanja ritel dan offline shopping yang masih tidak tergantikan dan akan mendorong paling tidak sebagian konsumen kembali berbelanja secara offline seperti “mall culture” di Indonesia, ini dapat dilihat dari banyaknya orang di mall-mall yang saat ini sudah kembali beroperasional. Baik pemasar dari lingkup online ataupun offline perlu memperhatikan hal ini,” menurut Ilman Hasibuan.

Lebih jauh, dalam survei diketahui ada 10 perusahaan yang dinilai paling peduli dan memberikan dukungan terhadap Pemerintah maupun masyarakat Indonesia dalam menghadapi krisis selama pandemi Covid-19. Adapun perusahaan-perusahaan tersebut secara berurutan dari peringkat tertinggi hingga kesepuluh adalah Unilever, Gojek, Grab, Indofood, Pertamina, Tokopedia, Wardah, Shopee, Wing Group, dan MNC Group.

Sehubungan dengan hasil survei di atas, banyaknya data tentang perilaku konsumen di masa pandemi ini, Ipsos in Indonesia merasa perlu adanya platform atau wadah untuk mengambil intisari dari semua informasi dan menyimpulkan informasi yang dibutuhkan oleh para pelaku bisnis terkait bisnis mereka.

Mengacu pada framework “What  So What  Now What”, informasi tentang pandemi yang ada sekarang ini berfokus pada “What” atau komponen utama informasinya. Ipsos in Indonesia secara proaktif membantu para pemasar dengan bergerak 1-2 langkah ke depan, memberikan komponen “So What” dan juga “Now What” dengan solusi-solusi yang dimiliki.

Dalam webinar Ipsos in Indonesia mendatang, 1 Juli 2020, bertema, “Cutting Through the Noise”, para pemasar dapat menemukan hal-hal apa saja yang perlu dilakukan untuk mengoptimalkan bisnis mereka di era re-opening economy ini.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!