Rupiah Lewati Rp15.000, Ini Rentetan Penyebabnya
Kamis, 14 Juli 2022 - 18:35 WIB
"Karena perang, otomatis harga pangan melonjak pula, dan kemudian mendorong terjadinya krisis pangan," jelasnya.
Lanjut Ibrahim, perang ini kemudian berimbas pada lonjakan harga komoditas pangan dan energi dunia, sehingga mendorong kenaikan inflasi di berbagai belahan dunia.
"Negara lain yang tidak memiliki kemampuan untuk memberikan subsidi, otomatis bebannya dilimpahkan ke masyarakat. Ini kemudian mendorong terjadinya inflasi di berbagai negara, dan bahkan bisa mendorong mereka ke arah resesi," tandasnya.
Baca juga: Hasil Singapore Open 2022: Apriyani/Fadia Tembus Perempat Final usai Bungkam Duet Jerman
Lebih lanjut dia memprediksi, untuk perdagangan besok, Jumat (15/7/2022) mata uang rupiah dibuka berfluktuatif, namun ditutup melemah di rentang Rp15.010-Rp15.060.
Lanjut Ibrahim, perang ini kemudian berimbas pada lonjakan harga komoditas pangan dan energi dunia, sehingga mendorong kenaikan inflasi di berbagai belahan dunia.
"Negara lain yang tidak memiliki kemampuan untuk memberikan subsidi, otomatis bebannya dilimpahkan ke masyarakat. Ini kemudian mendorong terjadinya inflasi di berbagai negara, dan bahkan bisa mendorong mereka ke arah resesi," tandasnya.
Baca juga: Hasil Singapore Open 2022: Apriyani/Fadia Tembus Perempat Final usai Bungkam Duet Jerman
Lebih lanjut dia memprediksi, untuk perdagangan besok, Jumat (15/7/2022) mata uang rupiah dibuka berfluktuatif, namun ditutup melemah di rentang Rp15.010-Rp15.060.
(uka)
Lihat Juga :