Kereta Api Solusi Percepatan Logistik Daerah
Sabtu, 27 Juni 2020 - 10:00 WIB
Pengembangan angkutan barang/penumpang berbasis rel diyakini menjadi solusi percepatan logistik dan pengembangan ekonomi daerah. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Rencana pengembangan angkutan barang/penumpang berbasis rel di Kabupaten Batubara, Provinsi Sumatra Utara, dan Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, akan menjadi sarana mendukung logistik bagi kegiatan perekonomian dan bisnis harus dilakukan kerja sama antara Kementerian Perhubungan, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), pemerintah daerah, dan PT Kereta Api Indonesia .
"Hal ini tentu mendorong peluang investasi yang menggiurkan pada sektor logistik khususnya pada bidang usaha kereta api yang terkoneksi dengan pelabuhan dan perkotaan," papar Staf Ahli Menteri Bidang Logistik, Multimoda dan Keselamatan Perhubungan Cris Kuntadi di Jakarta, Sabtu (27/6/2020).
Kereta ke pelabuhan Kuala Tanjung sempat akan dioperasikan tetapi terkendala terbatasnya muatan dan resistensi masyarakat. Cris mengharapkan peran maksimal stakeholders untuk meningkatkan jumlah muatan dan sosialisasi kepada masyarakat lebih intens. "Serta bisa memaksimalkan kereta api sebagai moda utama angkutan barang sebagaimana angkutan penumpang yang berada di Jawa," jelasnya.
(Baca Juga: Harga Tiket Kereta Api Jarak Jauh Naik 40%)
"Hal ini tentu mendorong peluang investasi yang menggiurkan pada sektor logistik khususnya pada bidang usaha kereta api yang terkoneksi dengan pelabuhan dan perkotaan," papar Staf Ahli Menteri Bidang Logistik, Multimoda dan Keselamatan Perhubungan Cris Kuntadi di Jakarta, Sabtu (27/6/2020).
Kereta ke pelabuhan Kuala Tanjung sempat akan dioperasikan tetapi terkendala terbatasnya muatan dan resistensi masyarakat. Cris mengharapkan peran maksimal stakeholders untuk meningkatkan jumlah muatan dan sosialisasi kepada masyarakat lebih intens. "Serta bisa memaksimalkan kereta api sebagai moda utama angkutan barang sebagaimana angkutan penumpang yang berada di Jawa," jelasnya.
(Baca Juga: Harga Tiket Kereta Api Jarak Jauh Naik 40%)
Lihat Juga :