Pertahankan Laba, Ini 5 Langkah Strategi Bisnis SCG

Jum'at, 12 Agustus 2022 - 20:35 WIB
Menurut laporan keuangan kuartal 1-2022 untuk hasil operasi perusahaan yang belum ditinjau, SCG mencatat pendapatan sebesar Rp63,56 triliun. Stabil secara q-o-q dan meningkat 14% secara y-o-y berkat peningkatan penjualan di seluruh lini bisnis dan kenaikan harga produk di pasaran.

Sementara laba mencapai Rp4,14 triliun, turun 42% y-o-y akibat kenaikan harga minyak dunia dan penurunan pendapatan ekuitas pada lini bisnis bahan kimia (chemicals). Namun, secara q-o-q laba meningkat 12% berkat pendapatan dividen dari bisnis investasi. Sementara itu, pendapatan dari penjualan paruh pertama tahun 2022 mencapai Rp130,54 triliun (US$ 9,04 miliar), tumbuh 19% secara y-o-y.

Baca juga : Naik 64%, Aset SCG di Indonesia Capai Rp36,5 Triliun

Roongrote mengakui saat ini ekonomi global sangat tidak dapat diprediksi. Untuk itu SCG mengamati situasi dan menyelaraskan operasinya lewat lima strategi berikut:

1. Menekan biaya dan meningkatkan pemanfaatan energi alternatif dengan mengadopsi teknologi manufaktur yang efisien, mengurangi limbah, dan meningkatkan proporsi energi alternatif seperti biomassa dan tenaga surya. Saat ini, konsumsi energi alternatif SCG mencapai 16,4%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!