Profil Menteri Bahlil Lahadalia, Anak Kuli yang Diminta Jokowi Gaet Investasi Rp1.200 T
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 21:07 WIB
"Bersyukur, seluruh anaknya bisa lulus kuliah S1-S2 dan kini menjadi Menteri Investasi. Itulah sejarah ibu saya yang hebat dan tangguh. Berkat doa dan perjuangannya sekarang saya bisa seperti ini," tuturnya.
Baca Juga: Jadi Negara Maju, Bahlil: Kalau UMR Cuma Rp4 Juta, sampai Ayam Tumbuh Gigi Enggak Akan Mungkin
Semasa kecil, Bahlil bersekolah di SD Inpres untuk kemudian berlanjut ke tingkat SMP dan SMA di Fakfak Papua Barat. Setelah lulus SMA, Bahlil melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi. Dia kuliah di Sekolah Tinggi Ekonomi Port Numbay Jayapura. Sedangkan gelar Magister didapatnya dari Universitas Cendrawasih, Jayapura.
"Dari Jayapura ke Fak-Fak itu saya naik kapal perintis. Muatannya ada ayam, kambing dan lain-lain. Ya saya kuliah di sana,” bebernya.
Bahlil tinggal di asrama dan sambil kerja dan pernah menjadi loper koran serta aktif sebagai aktivis HMI. Selama berada di perguruan tinggi, Bahlil turut aktif dalam pengurus senat mahasiswa. Selain itu, dia juga bergabung bersama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan pernah menjabat sebagai Bendahara PB HMI.
Selepas menyelesaikan studinya, Bahlil Lahadalia mulai bekerja. Namun, setelahnya dia memutuskan keluar dari pekerjaannya dan beralih menjadi pengusaha hingga bisa mendirikan perusahaan sendiri.
Singkat cerita, semua bermula ketika Bahlil melihat banyaknya sumber daya alam yang melimpah di Papua. Dia pun mencoba peruntungannya dengan mulai membuka usaha.
Baca Juga: Jadi Negara Maju, Bahlil: Kalau UMR Cuma Rp4 Juta, sampai Ayam Tumbuh Gigi Enggak Akan Mungkin
Semasa kecil, Bahlil bersekolah di SD Inpres untuk kemudian berlanjut ke tingkat SMP dan SMA di Fakfak Papua Barat. Setelah lulus SMA, Bahlil melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi. Dia kuliah di Sekolah Tinggi Ekonomi Port Numbay Jayapura. Sedangkan gelar Magister didapatnya dari Universitas Cendrawasih, Jayapura.
"Dari Jayapura ke Fak-Fak itu saya naik kapal perintis. Muatannya ada ayam, kambing dan lain-lain. Ya saya kuliah di sana,” bebernya.
Bahlil tinggal di asrama dan sambil kerja dan pernah menjadi loper koran serta aktif sebagai aktivis HMI. Selama berada di perguruan tinggi, Bahlil turut aktif dalam pengurus senat mahasiswa. Selain itu, dia juga bergabung bersama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan pernah menjabat sebagai Bendahara PB HMI.
Selepas menyelesaikan studinya, Bahlil Lahadalia mulai bekerja. Namun, setelahnya dia memutuskan keluar dari pekerjaannya dan beralih menjadi pengusaha hingga bisa mendirikan perusahaan sendiri.
Singkat cerita, semua bermula ketika Bahlil melihat banyaknya sumber daya alam yang melimpah di Papua. Dia pun mencoba peruntungannya dengan mulai membuka usaha.
Lihat Juga :