Luncurkan BGS-I, Luhut Ingin Indonesia Lakukan Lompatan Besar di Banyak Sektor
Minggu, 14 Agustus 2022 - 23:27 WIB
Menko Luhut Pandjaitan saat peluncuran BGS-I dan peresmian Fasilitas Sekuensing Genomik BGS-I di Gedung Eijkman RSCM Jakarta, Minggu (14/8/2022). Foto/Dok Kemenko Marves
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan berharap Indonesia bisa melakukan lompatan besar di sejumlah sektor.
Harapan ini menyusul pemerintah meluncurkan Biomedical and Genome Science initiative (BGS-I) dan Peresmian Fasilitas Sekuensing Genomik BGS-I di Gedung Eijkman RSCM Jakarta pada hari ini.
Peluncuran BGS-I dinilai Luhut sebagai terobosan pemerintah untuk kemajuan Indonesia, khususnya di bidang riset dan kesehatan.
"Mendengarkan Pak Budi (Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin) tadi sangat baik. Presentasi itu tentang Indonesia hari ini. Kami suka bergerak untuk melakukan frog jump," ujar Luhut, Minggu (14/8/2022).
Baca juga: Beredar Video Luhut Perintahkan Kabareskim Usut Kasus Brigadir J, Cek Faktanya!
Luhut menjelaskan dengan kehadiran BGS-I ini setidaknya ada tiga bidang atau lini yang bisa dikerjakan secara kolektif untuk kemajuan Indonesia yakni kesehatan, pertanian, dan hewan. Kehadiran BGS-I, menurut Luhut, dapat mempercepat penciptaan sektor kesehatan yang mandiri.
Harapan ini menyusul pemerintah meluncurkan Biomedical and Genome Science initiative (BGS-I) dan Peresmian Fasilitas Sekuensing Genomik BGS-I di Gedung Eijkman RSCM Jakarta pada hari ini.
Peluncuran BGS-I dinilai Luhut sebagai terobosan pemerintah untuk kemajuan Indonesia, khususnya di bidang riset dan kesehatan.
"Mendengarkan Pak Budi (Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin) tadi sangat baik. Presentasi itu tentang Indonesia hari ini. Kami suka bergerak untuk melakukan frog jump," ujar Luhut, Minggu (14/8/2022).
Baca juga: Beredar Video Luhut Perintahkan Kabareskim Usut Kasus Brigadir J, Cek Faktanya!
Luhut menjelaskan dengan kehadiran BGS-I ini setidaknya ada tiga bidang atau lini yang bisa dikerjakan secara kolektif untuk kemajuan Indonesia yakni kesehatan, pertanian, dan hewan. Kehadiran BGS-I, menurut Luhut, dapat mempercepat penciptaan sektor kesehatan yang mandiri.
Lihat Juga :