RAPBN 2023, Subsidi Energi Turun 33% Jadi Rp336,7 Triliun

Rabu, 17 Agustus 2022 - 16:00 WIB
"Ini situasi extraordinary sebab gejolak volatilitas harga pengaruhi postur APBN kita. Tapi kita tidak boleh membiarkan gejolak ini mempengaruhi program-program pemerintah," jelasnya.

Baca Juga: Segini Nih Harga BBM Pertamax dan Pertalite Sebenarnya Tanpa Subsidi

Meski turun 33%, Sri Mulyani menegaskan subsidi energi masih tebal sehingga ia berharap volume untuk solar, pertalite dan LPG tetap dikendalikan agar tidak terjadi pembengkakan subsidi dan kompensasi.Sementara untuk subsidi nonenergi tahun depan dialokasikan sebesar Rp86,5 triliun atau naik 14,3%.

"Penggunaan volume BBM bersubsidi harus dikendalikan sebab kalau tidak maka berpotensi melewati anggaran subsidi dan kompensasi tahun ini Rp502,4 triliun," katanya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!