BLT BBM Dinilai Tepat untuk Bantu Kalangan Bawah
Jum'at, 02 September 2022 - 18:28 WIB
BLT BBM akan menjaga kalangan bawah terdampak kenaikan harga BBM. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Pemerintah mengucurkan bantuan langsung tunai ( BLT ) bahan bakar minyak ( BBM ) sebagai pengalihan subsidi BBM sejak 1 September 2022. Dana yang digelontorkan mencapai Rp24,17 triliun.
Baca juga: Harga BBM Bakal Naik, Bantalan Sosial Harus Dikawal Demi Jaga Daya Beli
BLT BBM yang telah digelontorkan pemerintah sebelum kenaikan harga BBM terjadi mendapat tanggapan dari berbagai kalangan. Pengamat sosial UIN Syarif Hidayatullah, Azyumardi Azra, menyambut baik rencana penyesuaian harga BBM diimbangi dengan jaminan pemerintah untuk mengucurkan bansos, agar ekonomi masyarakat tetap terjaga.
"Pemerintah memang harus menyesuaikan harga BBM agar terhindar dari krisis dan kebangkrutan seperti yang terjadi di Amerika Serikat terpaksa berkali-kali menerapkan aturan ketat terhadap warganya karena likuiditas keuangan terganggu," kata Azyumardi dikutip, Jumat (2/9/2022).
Sedangkan Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Marsudi Syuhud menuturkan penyesuaian harga BBM diberlakukan demi kemaslahatan dan kebaikan masyarakat. Pasalnya, BBM bersubsidi yang selama ini berlaku tidak tepat sasaran dan justru dinikmati oleh golongan yang tidak seharusnya menikmati subsidi.
Baca juga: Harga BBM Bakal Naik, Bantalan Sosial Harus Dikawal Demi Jaga Daya Beli
BLT BBM yang telah digelontorkan pemerintah sebelum kenaikan harga BBM terjadi mendapat tanggapan dari berbagai kalangan. Pengamat sosial UIN Syarif Hidayatullah, Azyumardi Azra, menyambut baik rencana penyesuaian harga BBM diimbangi dengan jaminan pemerintah untuk mengucurkan bansos, agar ekonomi masyarakat tetap terjaga.
"Pemerintah memang harus menyesuaikan harga BBM agar terhindar dari krisis dan kebangkrutan seperti yang terjadi di Amerika Serikat terpaksa berkali-kali menerapkan aturan ketat terhadap warganya karena likuiditas keuangan terganggu," kata Azyumardi dikutip, Jumat (2/9/2022).
Sedangkan Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Marsudi Syuhud menuturkan penyesuaian harga BBM diberlakukan demi kemaslahatan dan kebaikan masyarakat. Pasalnya, BBM bersubsidi yang selama ini berlaku tidak tepat sasaran dan justru dinikmati oleh golongan yang tidak seharusnya menikmati subsidi.
Lihat Juga :