Wanti-wanti Soal Inflasi, Jokowi: Hati-hati Kalau Harga Beras Naik Rp200 Perak

Senin, 12 September 2022 - 17:52 WIB
Sedangkan untuk kabupaten atau kota, Luwuk menjadi yang tertinggi dengan 7,8%. Lalu Jambi 7,8%, Kotabaru,7,5%, Sampit 7,5%, Tanjung Selor 7,4%, Jayapura 7,4%, Sintang 7,4%, Bungo 7,2%, Pasang 7,1% dan Sibolga 6,9%.

Jokowi mengingatkan jika terjadi inflasi, terutama harga pangan naik, maka tingkat kemiskinan daerah tersebut juga ikut naik. Harga bahan pangan yang perlu dipantau adalah beras, makanan pokok masyarakat Indonesia.

"Utamanya itu beras sebagai komponen utama. Jadi hati-hati kalau harga beras di daerah Bapak Ibu sekalian naik, meski hanya Rp200 atau Rp500 perak, segera diintervensi karena menyangkut kemiskinan di provinsi, kabupaten dan di kota yang Bapak Ibu pimpin akan langsung bisa naik angka kemiskinannya," kata Jokowi.

Jokowi pun meminta kepala daerah untuk melakukan intervensi. Dan juga mulai mencatat data pasokan pangan dan menyiapkan dana untuk menekan inflasi.

seluruh provinsi, kabupaten, kota harus tahu pasokan berasnya darimana, kalau harus membeli dari luar provinsi, kabupaten atau kota. Telur itu dipasok dari kabupaten atau kota mana, bawang merah dibeli dari kota atau kabupaten mana, semuanya ini harus ada datanya," jelas Jokowi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!