BP2MI Lepas Ribuan Calon Pekerja Migran ke Korsel, Taiwan, dan Malaysia

Senin, 12 September 2022 - 19:05 WIB
Berbagai inovasi dari ide hingga tindakan nyata yang dilakukan BP2MI, lanjut Benny, mengikuti arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melindungi pekerja migran Indonesia. “Bandara internasional sudah tersedia lounge khusus untuk para PMI. Dan yang terbaru adalah kesepakatan dengan Bea Cukai untuk membebaskan pajak masuk atas barang-barang yang dibawa PMI masuk ke Indonesia,” kata Benny.

Tentu ada besaran dari dibebaskannya pajak barang masuk yang dibawa PMI. Kesepakatan yang sudah terwujud antara BP2MI dan Bea Cukai adalah harga barang senilai Rp20 juta ke bawah. Menurut Benny, BP2MI masih mengupayakan pembebasan barang milik PMI yang masuk sebesar Rp25 juta.

(Baca juga:Pahlawan Devisa Dapat Kado Indah dari BP2MI)

Secara khusus Benny mengapresiasi Kepala Kantor Ekonomi dan Perdagangan Taipei (Taipei Economic and Trade Office/TETO) John Chen dan Atase Ketenagakerjaan Korea Selatan Lee Junho yang berjanji ikut memberi perlindungan kepada PMI yang bekerja di negaranya.

Tak lupa, Benny Rhamdani menyampaikan terimakasih atas bantuan Kementerian BUMN, khususnya pengadaan 20 ambulans di unit pelaksana teknis (UPT) yang tersebar di berbagai daerah.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan segala upaya perbaikan yang dilakukan BP2MI adalah demi memberikan perlindungan dan kenyamanan kepada CPMI maupun PMI. “Saya apresiasi pembenahan yang dilakukan oleh Pak Benny. Saya hanya membantu misalnya terkait fasilitas di terminal kedatangan pekerja migran baik jalur khusus maupun lounge khusus, juga memberikan bantuan pendanaan kepada PMI, daripada menjual harta atau terjebak rentenir demi bekerja di luar negeri,” kata Erick.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!