Pemasok Sapi Bakalan Didominasi Australia, Peternak: Mereka Bisa Mainkan harga
Rabu, 14 September 2022 - 20:45 WIB
Hal senada disampaikan Corporate Affairs Director PT Great Giant Pineapple Welly Soegiono yang mengatakan, telah mengembangkan budidaya sapi. Menerapkan bisnis berbasis ekonomi sirkular, pihaknya memanfaatkan limbah nanas untuk pakan sapi.
Menurut Welly, dengan adanya alternatif pemasok sapi bakalan dari negara selain Australia membuka peluang produktivitas sapi secara nasional akan meningkat. Nantinya, kata dia, mampu mengimbangi kebutuhan dalam negeri yang terus naik. “Kita harus bisa menimbang harga sehingga tidak terkonsentrasi pada satu supplier,” kata Welly.
Baca Juga: Siap-siap! RI Akan Impor Daging Sapi dari Meksiko
Berdasarkan data Gapuspindo, harga impor sapi bakalan jantan dari Australia pada November 2021 sebesar USD3,65 per kilogram (CIF) atau setara Rp56.574 per kilogram (landed kandang). Lalu, 3 bulan setelahnya atau Februari 2022, harga beli sapi serupa dari Australia mengalami kenaikan 24,1% menjadi USD4,53 atau Rp70.413 per kilogram.
Sebelumnya, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian menyebut secara teknis Amerika Serikat dan Spanyol telah memenuhi syarat menjadi alternatif negara pemasok sapi bakalan bagi Indonesia. Karena keduanya terbebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK).
Menurut Welly, dengan adanya alternatif pemasok sapi bakalan dari negara selain Australia membuka peluang produktivitas sapi secara nasional akan meningkat. Nantinya, kata dia, mampu mengimbangi kebutuhan dalam negeri yang terus naik. “Kita harus bisa menimbang harga sehingga tidak terkonsentrasi pada satu supplier,” kata Welly.
Baca Juga: Siap-siap! RI Akan Impor Daging Sapi dari Meksiko
Berdasarkan data Gapuspindo, harga impor sapi bakalan jantan dari Australia pada November 2021 sebesar USD3,65 per kilogram (CIF) atau setara Rp56.574 per kilogram (landed kandang). Lalu, 3 bulan setelahnya atau Februari 2022, harga beli sapi serupa dari Australia mengalami kenaikan 24,1% menjadi USD4,53 atau Rp70.413 per kilogram.
Sebelumnya, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian menyebut secara teknis Amerika Serikat dan Spanyol telah memenuhi syarat menjadi alternatif negara pemasok sapi bakalan bagi Indonesia. Karena keduanya terbebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK).
(akr)
Lihat Juga :