Adu Harga Saham-saham Bank Besar Usai BI Naikkan Suku Bunga

Jum'at, 23 September 2022 - 10:45 WIB
Keputusan BI menaikkan suku bunga diyakini akan berdampak ke saham-saham perbankan. Foto/ilustrasi
JAKARTA - Kinerja saham perbankan dan keuangan kembali jadi sorotan usai Bank Indonesia (BI) mengerek BI 7-Days Repo Rate (BI7DRR) sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 4,25%. Selain mengerek suku bunga acuan, bank sentral juga menaikkan suku bunga deposit facility 50 bps menjadi 3,5% dan suku bunga lending facility sebesar 50 bps menjadi 5%.

Baca juga: Bank Indonesia Optimistis Ekonomi RI Tumbuh 5,3% di 2022



Saham perbankan besar dengan kapitalisasi pasar (market caps) jumbo masih kompak mencatatkan penguatan sejak awal tahun atau secara year-to-date (YtD). Rata-rata saham emiten bank big caps tumbuh hingga double digit, namun juga ada yang melemah.

Saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) menjadi jawara, dengan penguatan 33,83% sejak awal tahun, disusul saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan penguatan 30,85%. Di posisi ketiga ada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan return 15,36%, saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan pertumbuhan 9,09% dan terakhir saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) yang sahamnya terkoreksi 13,61% sejak awal tahun.

Untuk BBNI sendiri, pergerakan saham sejalan dengan kinerja solid didorong pertumbuhan laba yang semakin kuat. Pada semester I 2022, perseroan membukukan laba bersih senilai Rp8,8 triliun, meningkat 75% secara tahunan (YoY).

Atas capaian kinerja yang sangat baik tersebut, saham BBNI semakin mendapat apresiasi yang positif dari investor di tengah meningkatnya inflow dana asing ke pasar saham nasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!