Inflasi Bakal Menggerus Daya Beli Masyarakat Saat Rata-rata Upah Hanya Naik 1%
Minggu, 25 September 2022 - 17:23 WIB
Sementara itu lanjut Bhima, rata-rata kenaikan upah minimum hanya 1% tahun ini. Bisa dibilang daya beli rumah tangga rentan minus 6%. "Inflasi membuat nilai uang yang diperoleh masyarakat semakin menurun dibanding harga barang," kata Bhima.
Menurut Bhima, sektor properti, otomotif, pakaian jadi, alas kaki dan elektronik bakal lebih tertekan ke depannya, di luar sektor konsumsi dan industri yang mulai terdampak.
Baca Juga: Harga BBM Bakal Naik, Bantalan Sosial Harus Dikawal Demi Jaga Daya Beli
Berdasarkan keterangan Bank Indonesia (BI), tekanan inflasi meningkat didorong oleh masih tingginya harga energi dan pangan global, serta dampak dari penyesuaian harga BBM di dalam negeri.
Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Agustus 2022 tercatat sebesar 4,69% (yoy) seiring dengan meningkatnya inflasi kelompok harga diatur Pemerintah (administered prices) yang sebesar 6,84% (yoy) dan inflasi inti yang menjadi 3,04% (yoy).
Menurut Bhima, sektor properti, otomotif, pakaian jadi, alas kaki dan elektronik bakal lebih tertekan ke depannya, di luar sektor konsumsi dan industri yang mulai terdampak.
Baca Juga: Harga BBM Bakal Naik, Bantalan Sosial Harus Dikawal Demi Jaga Daya Beli
Berdasarkan keterangan Bank Indonesia (BI), tekanan inflasi meningkat didorong oleh masih tingginya harga energi dan pangan global, serta dampak dari penyesuaian harga BBM di dalam negeri.
Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Agustus 2022 tercatat sebesar 4,69% (yoy) seiring dengan meningkatnya inflasi kelompok harga diatur Pemerintah (administered prices) yang sebesar 6,84% (yoy) dan inflasi inti yang menjadi 3,04% (yoy).
Lihat Juga :