Gara-gara Inflasi Meroket, Perilaku Ngopi Diprediksi Berubah dari Kafe ke Rumah

Sabtu, 08 Oktober 2022 - 19:59 WIB
Data juga mencatat konsumsi kopi global naik 3,3% menjadi 170,3 juta kantong. "Kita menghadapi banyak masalah iklim di daerah penghasil utama kopi," lanjutnya dalam sebuah wawancara kepada Reuters di ibukota Kolombia, Bogota.

Baca juga: Bikin Konten Prank KDRT, Baim Wong Terancam Penjara Maksimal 10 Tahun

Meskipun harga kopi telah naik, petani tidak dapat menghasilkan lebih banyak produk karena masalah terkait iklim. Dia menilai harga kopi masih akan tetap stabil pada 2023 mengikuti supply dan demand pasar.

Perubahan iklim dinilai merupakan tantangan terbesar industri kopi. "ICO sedang bekerja untuk menciptakan dana ketahanan bersama bank dan organisasi lain untuk melihat lebih dekat bahwa zona produktif dan varietas kopi mampu bertahan dari perubahan iklim," pungkasnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!