Awas, Efek Pelemahan Ekonomi China ke Indonesia Lebih Besar Daripada Perang Ukraina

Selasa, 18 Oktober 2022 - 22:21 WIB
Dia menjelaskan, jika dilihat dari sektor perdagangan, 30% impor Indonesia terutama bahan baku dan barang jadi diperoleh dari China. Sedangkan 20% pasar ekspor Indonesia adalah ke China.

"Sementara dari sisi investasi, China selalu masuk dalam lima besar negara asal investasi utama dan dalam kurun waktu 10 tahun terakhir terjadi peningkatan realisasi investasi China ke Indonesia," jelasnya.

Menurutnya, jika China mengalami tekanan ekonomi yang disebabkan oleh zero covid policy atau pembatasan sosial ketat untuk meningkatkan pengawasan terhadap penyebaran pandemi Covid 19 dan juga krisis properti. Maka efeknya akan langsung dirasakan pada ekonomi Indonesia setidaknya satu kuartal berikutnya.

Dia menyebut, efeknya sudah mulai terlihat dari surplus neraca perdagangan yang mulai berkurang karena permintaan bahan baku di China untuk kebutuhan industri manufaktur mengalami penurunan permintaan. Jadi Bhima menyampaikan bahwa Indonesia perlu waspada terhadap pelemahan ekonomi China dibandingkan dengan negara-negara lainnya.

"Karena efek dari pelemahan ekonomi China bisa membuat realisasi investasi terutama di proyek konstruksi dan infrastruktur bisa tertunda dan juga pendanaan bahkan kepada startup-startup yang selama ini sebagian mengandalkan pendanaan dari China itu juga akan bermasalah, bisa menimbulkan banyak masalah ke depannya," terang Bhima.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!