50 UMKM Terbaik Binaan Pertamina Siap Pikat Buyers di TEI 2022
Kamis, 20 Oktober 2022 - 04:01 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat membuka Trade Expo Indonesia (TEI) 2022, Rabu (19/10/2022). Foto/Ist
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) menyiapkan 50 usaha mikro kecil menengah ( UMKM ) terbaik binaannya untuk ikut serta di ajang pameran dagang terbesar Indonesia, Trade Expo Indonesia (TEI) 2022. Pertamina optimistis UMKM binaannya mampu menggaet pembeli di pameran dagang akbar yang digagas Kementerian Perdagangan tersebut.
Pertamina mengikutsertakan 50 UMKM terbaiknya dari hasil kurasi terhadap 196 UMKM binaan yang mendaftar secara online. Para UMKM tersebut dikurasi berdasarkan analisis potensi pasar global melalui platform global e-commerce dan identifikasi pemenuhan syarat legalitas sesuai dengan kriteria supplier global.
Baca Juga: Bidik Ribuan Buyers Asing, TEI 2022 Siap Pamerkan Produk Unggulan dari 7 Sektor
VP CSR & SMEPP Pertamina Fajriyah Usman mengatakan, 50 UMKM tersebut juga melewati proses seleksi pihak eksternal, yaitu Alibaba Group, yang merupakan sebuah ekosistem ekonomi digital yang menyediakan infrastruktur dan jangkauan pemasaran integratif. "Alibaba juga melihat seberapa besar potensi yang dimiliki UMKM berdasarkan produk kategori dan negara peminat, serta berdasarkan analisa potensi produk," ujar Fajriyah dalam keterangannya, Rabu (19/10/2022).
Pertamina mengikutsertakan 50 UMKM terbaiknya dari hasil kurasi terhadap 196 UMKM binaan yang mendaftar secara online. Para UMKM tersebut dikurasi berdasarkan analisis potensi pasar global melalui platform global e-commerce dan identifikasi pemenuhan syarat legalitas sesuai dengan kriteria supplier global.
Baca Juga: Bidik Ribuan Buyers Asing, TEI 2022 Siap Pamerkan Produk Unggulan dari 7 Sektor
VP CSR & SMEPP Pertamina Fajriyah Usman mengatakan, 50 UMKM tersebut juga melewati proses seleksi pihak eksternal, yaitu Alibaba Group, yang merupakan sebuah ekosistem ekonomi digital yang menyediakan infrastruktur dan jangkauan pemasaran integratif. "Alibaba juga melihat seberapa besar potensi yang dimiliki UMKM berdasarkan produk kategori dan negara peminat, serta berdasarkan analisa potensi produk," ujar Fajriyah dalam keterangannya, Rabu (19/10/2022).
Lihat Juga :