Keamanan Data Jadi Kunci Menjaga Kredibilitas Platform Pendanaan Digital
Senin, 31 Oktober 2022 - 16:29 WIB
Pada tahun 2021, berdasarkan survei World Economic Forum, terkait Global Cybersecurity Outlook 2022, sebanyak 22,4% cyber attack terjadi pada industri keuangan. Menanggapi hal tersebut, Modalku memiliki tiga aspek yang berperan dalam menjaga keamanan data, antara lain sumber daya manusia, proses, dan teknologi.
Modalku memiliki tim internal yang sudah terlatih dalam menjaga keamanan data, sistem dan infrastruktur, salah satunya melalui manajemen akses. Seluruh karyawan juga menerima pelatihan secara berkala untuk menghindari cyber attack seperti phising maupun scam.
Selain itu, Modalku juga mengedukasi para pengguna mengenai pengamanan data serta cara melakukan transaksi yang aman melalui berbagi platform internal Modalku, termasuk media sosial.
Modalku turut menerapkan berbagai sistem keamanan, antara lain implementasi two factor authentication di seluruh platform internal Modalku, penilaian internal terhadap platform maupun vendor baru, serta pemeriksaan internal berkala untuk seluruh sistem dan akses yang digunakan.
Modalku selalu melakukan pengembangan teknologi keamanan dengan mengaplikasikan beberapa standar keamanan untuk meminimalisir risiko kebocoran data dengan mencegah, mendeteksi, dan memonitor cyber attack, salah satunya melalui fitur alert dari sistem Modalku untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan.
“Penting bagi Modalku untuk selalu siap merespon setiap serangan yang mungkin muncul. Oleh karena itu, tim kami secara berkala menguji respons insiden keamanan dan rencana pemulihan yang memungkinkan kami tidak hanya menahan serangan dengan cepat dan mengurangi dampaknya terhadap sistem, tetapi juga memulihkannya sesegera mungkin," ucap Head of Technology Modalku, Felix Richard menambahkan.
Survei dari BCG REBEX pada tahun 2019 terkait ekspektasi pengguna dalam mengakses layanan jasa keuangan, menyatakan bahwa 100% dari responden yang berada di rentang usia milenial mengharapkan layanan mobile & internet banking yang memadai.
Modalku memiliki tim internal yang sudah terlatih dalam menjaga keamanan data, sistem dan infrastruktur, salah satunya melalui manajemen akses. Seluruh karyawan juga menerima pelatihan secara berkala untuk menghindari cyber attack seperti phising maupun scam.
Selain itu, Modalku juga mengedukasi para pengguna mengenai pengamanan data serta cara melakukan transaksi yang aman melalui berbagi platform internal Modalku, termasuk media sosial.
Modalku turut menerapkan berbagai sistem keamanan, antara lain implementasi two factor authentication di seluruh platform internal Modalku, penilaian internal terhadap platform maupun vendor baru, serta pemeriksaan internal berkala untuk seluruh sistem dan akses yang digunakan.
Modalku selalu melakukan pengembangan teknologi keamanan dengan mengaplikasikan beberapa standar keamanan untuk meminimalisir risiko kebocoran data dengan mencegah, mendeteksi, dan memonitor cyber attack, salah satunya melalui fitur alert dari sistem Modalku untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan.
“Penting bagi Modalku untuk selalu siap merespon setiap serangan yang mungkin muncul. Oleh karena itu, tim kami secara berkala menguji respons insiden keamanan dan rencana pemulihan yang memungkinkan kami tidak hanya menahan serangan dengan cepat dan mengurangi dampaknya terhadap sistem, tetapi juga memulihkannya sesegera mungkin," ucap Head of Technology Modalku, Felix Richard menambahkan.
Survei dari BCG REBEX pada tahun 2019 terkait ekspektasi pengguna dalam mengakses layanan jasa keuangan, menyatakan bahwa 100% dari responden yang berada di rentang usia milenial mengharapkan layanan mobile & internet banking yang memadai.
Lihat Juga :