BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:25 WIB
loading...
BSSN, ABI dan PINTU...
Festival Aman Digital 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) berlokasi di Kantor Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Istimewa (DKI) Jakarta. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) berkolaborasi dengan pemangku kepentingan lintas sektor, termasuk pelaku industri aset digital, guna memperkuat keamanan siber dan perlindungan konsumen di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital nasional. Langkah strategis ini diwujudkan melalui gelaran Festival Aman Digital 2026 yang mengusung misi penguatan literasi siber untuk mengantisipasi modus kejahatan finansial yang kian kompleks.

"Keberhasilan literasi keamanan siber tidak dapat diwujudkan oleh satu institusi saja. Diperlukan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan, baik kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, komunitas, dunia usaha, media, maupun masyarakat luas," ujar Direktur Operasi Keamanan dan Pengendalian Informasi BSSN, Satryo Suryantoro, saat memberikan keynote speech dalam acara yang berlangsung di Balai Kota Jakarta seperti dikutip pada Sabtu (27/6/2026).

Baca Juga: Penerapan Kebijakan Ekspor Satu Pintu Hasil SDA, Dinilai Perkuat Posisi Tawar Indonesia

Satryo menambahkan bahwa BSSN kini tengah menggalakkan Gerakan Nasional 90 Hari Literasi Keamanan Siber sebagai bagian dari rencana aksi nasional. Upaya tersebut dinilai krusial mengingat ancaman siber saat ini tidak hanya menyasar pada kelumpuhan sistem teknis, melainkan telah berevolusi memanipulasi psikologis pengguna.

Pernyataan tersebut dipertegas oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi DKI Jakarta, Marulina Dewi. Menurutnya, modus kejahatan siber modern kini didominasi oleh rekayasa sosial (social engineering), kebocoran data pribadi, hingga penyebaran disinformasi yang langsung menyasar pengguna ruang digital.



Dari perspektif perlindungan konsumen keuangan, Deputi Direktur Departemen Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sekaligus Sekretariat Satgas PASTI, Daniel Apriandi, memetakan bahwa celah utama kejahatan siber bersumber dari rendahnya literasi masyarakat. Kelompok usia produktif 25–49 tahun menjadi target utama pelaku penipuan digital karena intensitas transaksi mereka yang sangat tinggi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
BTN Dukung Transaksi...
BTN Dukung Transaksi Digital Indonesia Coffee Expo 2026 lewat Aplikasi Bale
CASH Fokus Perkuat Fundamental...
CASH Fokus Perkuat Fundamental di Tengah Perkembangan Pembayaran Digital
Ada Finpay di Balik...
Ada Finpay di Balik Ekspansi QRIS ke China, Mampu Tangani 1.500 Transaksi per Detik
Transaksi Digital Melonjak...
Transaksi Digital Melonjak Jelang Lebaran, Menguji Kesiapan Sistem TI Perusahaan
Sukses! Pengguna BRImo...
Sukses! Pengguna BRImo Capai 45,9 Juta User dengan Transaksi Tembus Rp7.057 Triliun Sepanjang 2025
Eksistensi E-Commerce...
Eksistensi E-Commerce dan Kinerja Inflasi
Rekomendasi
Ayat-ayat Al Quran Tentang...
Ayat-ayat Al Quran Tentang Waktu Salat Fardhu
Survei Puspoll Indonesia,...
Survei Puspoll Indonesia, Kepuasan Publik Atas Kinerja Presiden Prabowo Capai 64,8 Persen
Mengelola Risiko Jadi...
Mengelola Risiko Jadi Skill Penting yang Harus Dimiliki Entrepreneur Muda
Berita Terkini
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Optimalkan Distribusi BBM di Tengah Lonjakan Permintaan
BPS Canangkan Sensus...
BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Kalimantan Timur: Perkuat Kompas Pembangunan Daerah
GAPKI: Pengawasan Ekspor...
GAPKI: Pengawasan Ekspor Sawit Sudah Ketat, Kuncinya Penegakan Hukum
Jangan Lewatkan! Spesial...
Jangan Lewatkan! Spesial Akhir Pekan di Alfamidi, Banyak Bonus Menanti
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved