GAPKI Dorong Industri Sawit Jadi Andalan Hadapi Potensi Krisis 2023

Kamis, 03 November 2022 - 12:44 WIB
Industri kelapa sawit dalam negeri dinilai bisa menjadi pengaman ekonomi nasional menghadapi kemungkinan terjadinya krisis global tahun depan. Foto ilustrasi
DENPASAR - Industri kelapa sawit dalam negeri dinilai bisa menjadi pengaman ekonomi nasional menghadapi kemungkinan terjadinya krisis global tahun depan. Untuk itu, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) meminta pemerintah memberi perhatian terhadap insdustri sawit.

Ketua Bidang Perpajakan dan Fiskal Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Bambang Aria Wisena mengatakan, industri sawit memiliki kemampuan untuk bertahan, sehingga bisa diandalkan untuk menyelamatkan perekonomian Indonesi dari ancaman krisis. Baca juga: Harga CPO Malaysia Terkerek Lebih dari 3%, Ini Faktor Pemicunya



"Industri sawit telah berkontribusi Rp500 triliun untuk pemasukan devisa ekspor negara setiap tahunnya. Selain itu komoditas ini memberikan lapangan kerja bagi 16 juta orang," ujar Bambang Aria di sela Konferensi Sawit Indonesia Palm Oil Conference (IPOC) di Nusa Dua Bali, Kamis (3/11/2022).

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Haryadi B Sukamdani yang menyebutkan industri sawit nasional tidak mengenal krisis karena merupakan industri primer yang menghasilkan pangan serta produk lain, seperti energi dan produk turunan lainnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!