Siapa yang Membiayai Pembangunan Kereta Cepat Jakarta Bandung?
Senin, 07 November 2022 - 12:04 WIB
Berdasarkan perhitungan BPKP, pembengkakan anggaran KCJB mencapai USD 1,449 miliar dari total anggaran sebesar USD7,5 miliar. Total anggaran pembangunan KCJB ini sudah digabungkan dengan nilai cost overrun.
Anggaran KCJB sebelumnya berada di angka USD 6 miliar. Hanya saja, dalam realisasi konstruksinya konsorsium dihadapkan dengan sejumlah tantangan dan permasalahan, sehingga anggaran membengkak USD1,449 miliar.
Meski begitu Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo, optimis bahwa proyek tersebut akan diselesaikan pada Juni atau Agustus 2023 mendatang paling lambat.
Penyertaan Modal Negara (PMN) yang diterima PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI sebesar Rp3,2 triliun akan membantu penyelesaian mega proyek tersebut.
Suntikan dana segar itu rencananya akan menutupi pembengkakan anggaran atau cost overrun Kereta Cepat Jakarta Bandung yang tercatat sementara berada di angka USD1,176 miliar atau setara Rp16,8 triliun.
Anggaran KCJB sebelumnya berada di angka USD 6 miliar. Hanya saja, dalam realisasi konstruksinya konsorsium dihadapkan dengan sejumlah tantangan dan permasalahan, sehingga anggaran membengkak USD1,449 miliar.
Meski begitu Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo, optimis bahwa proyek tersebut akan diselesaikan pada Juni atau Agustus 2023 mendatang paling lambat.
Penyertaan Modal Negara (PMN) yang diterima PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI sebesar Rp3,2 triliun akan membantu penyelesaian mega proyek tersebut.
Suntikan dana segar itu rencananya akan menutupi pembengkakan anggaran atau cost overrun Kereta Cepat Jakarta Bandung yang tercatat sementara berada di angka USD1,176 miliar atau setara Rp16,8 triliun.
Lihat Juga :