IPO Pertamina Geothermal Masuk Tahap Finalisasi di Bursa

Selasa, 08 November 2022 - 16:59 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir sebelumnya memastikan PGE bersiap mencatatkan saham perdana di pasar modal. Hal itu sebagai upaya meningkatkan bisnis di sektor panas bumi. Dalam mengembangkan bisnis panas bumi, kata Erick, PGE perlu mencari dana tambahan melalui menghimpun dana publik di Bursa Efek Indonesia.

"Kita berupaya agar PGE bisa mendapatkan akses dana tambahan untuk pengembangan panas bumi, salah satunya dengan go public," kata Erick.

Baca Juga: 45 Perusahaan Antre Melantai di Bursa, BEI Beberkan Sektornya

Menurutnya pemanfaatan sektor geothermal dalam negeri perlu dilakukan secara maksimal. Ia menilai pemanfaatan panas bumi saat ini belum dilakukan secara maksimal untuk mendorong bauran energi baru terbarukan. Erick panas bumi memiliki potensi menyediakan listrik hingga mencapai 24 giga watt (GW) dan saat ini baru mencapai 2 GW.

Adapun valuasi PGE yang bergerak di bidang pemanfaatan energi panas bumi diperkirakan mencapai USD2,2 miliar atau setara Rp32 triliun. Erick optimistis penawaran umum saham perdana tersebut akan memberikan peningkatan modal dan kemitraan strategis bagi perusahaan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!