Ekspor Indonesia Naik 12,3% di Oktober, Nilainya Capai USD24,81 Miliar
Selasa, 15 November 2022 - 11:52 WIB
"Itu kalau kita lihat secara month-to-month. Jadi, terkait ekspor nonmigas yang mengalami penurunan 0,14% terhadap bulan sebelumnya, ini dikarenakan penurunan untuk komoditas bijih logam, kerak dan abu, ini HS26 yang turun sebesar 38,57%," bebernya.
Baca juga: Permintaan Ekspor ke Eropa Menyusut, Menperin Lirik Pasar Amerika hingga Timur Tengah
Kemudian, mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya (HS85) juga turun sebesar 5,92%. Komoditas lainnya yang juga mengalami penurunan yaitu produk kayu dengan kode HS47 yang turun 20,58%.
"Penurunan ekspor nonmigas ini melanjutkan penurunan yang juga terjadi di bulan September yang lalu, di mana ekspor nonmigas turun 10,35% terhadap Agustus 2022," terang dia.
Sementara itu pada saat yang sama terjadi peningkatan ekspor migas sebesar 4,93% yang didorong oleh peningkatan komoditas gas yang meningkat 8,34% dan volumenya juga meningkat 0,74%. Kemudian, hasil minyak juga meningkat 9,02% dan volumenya juga naik 6,91%.
Baca juga: Permintaan Ekspor ke Eropa Menyusut, Menperin Lirik Pasar Amerika hingga Timur Tengah
Kemudian, mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya (HS85) juga turun sebesar 5,92%. Komoditas lainnya yang juga mengalami penurunan yaitu produk kayu dengan kode HS47 yang turun 20,58%.
"Penurunan ekspor nonmigas ini melanjutkan penurunan yang juga terjadi di bulan September yang lalu, di mana ekspor nonmigas turun 10,35% terhadap Agustus 2022," terang dia.
Sementara itu pada saat yang sama terjadi peningkatan ekspor migas sebesar 4,93% yang didorong oleh peningkatan komoditas gas yang meningkat 8,34% dan volumenya juga meningkat 0,74%. Kemudian, hasil minyak juga meningkat 9,02% dan volumenya juga naik 6,91%.
(ind)
Lihat Juga :