Sumber Kekayaan Hartono Bersaudara, Konglomerat Berharta Rp660 Triliun
Selasa, 15 November 2022 - 17:28 WIB
2. Perbankan
Hartono bersaudara mendulang keuntungan yang besar dari bisnis perbankan yang dijalankan. Dengan memiliki mayoritas saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), harta keluarga Hartono melonjak.
Hartono bersaudara sebelumnya mengakusisi BCA dari Sudono Salim yang mengalami keterpurukan saat krisis moneter 1998. Hartono bersaudara pun memilih membeli saham BCA di tengah kondisi terpuruk.
Keduanya lantas menguasai BCA melalui PT Dwimuria Investama Andalan dengan kepemilikan 54,94% atau 67,72 miliar saham. Tercatat, per 21 Oktober 2022, kapitalisasi pasar BBCA mencapai Rp 1.047,85 triliun.
3. Elektronik
Hartono bersaudara mengembangkan bisnis elektronik melalui merek Polytron. Produknya sangat beragam, mulai dari televisi, AC, kulkas, mesin cuci, set top box, hingga motor listrik.
4. Media
Keluarga Hartono juga memiliki bisnis media komunikasi, yaitu melalui Djarum Media dengan nama Djarum Super Soccer TV, dan Polytron dengan nama Mola TV.
Baca juga: Profil Oei Tiong Ham, Konglomerat Pertama di Asia Tenggara yang Dijuluki Manusia 200 Juta Gulden
Hartono bersaudara mendulang keuntungan yang besar dari bisnis perbankan yang dijalankan. Dengan memiliki mayoritas saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), harta keluarga Hartono melonjak.
Hartono bersaudara sebelumnya mengakusisi BCA dari Sudono Salim yang mengalami keterpurukan saat krisis moneter 1998. Hartono bersaudara pun memilih membeli saham BCA di tengah kondisi terpuruk.
Keduanya lantas menguasai BCA melalui PT Dwimuria Investama Andalan dengan kepemilikan 54,94% atau 67,72 miliar saham. Tercatat, per 21 Oktober 2022, kapitalisasi pasar BBCA mencapai Rp 1.047,85 triliun.
3. Elektronik
Hartono bersaudara mengembangkan bisnis elektronik melalui merek Polytron. Produknya sangat beragam, mulai dari televisi, AC, kulkas, mesin cuci, set top box, hingga motor listrik.
4. Media
Keluarga Hartono juga memiliki bisnis media komunikasi, yaitu melalui Djarum Media dengan nama Djarum Super Soccer TV, dan Polytron dengan nama Mola TV.
Baca juga: Profil Oei Tiong Ham, Konglomerat Pertama di Asia Tenggara yang Dijuluki Manusia 200 Juta Gulden
Lihat Juga :