Pengusaha Logistik Pede Bisnisnya Tembus Rp4.500 Triliun di 2024

Kamis, 17 November 2022 - 12:08 WIB
Berdasarkan catatannya, Nofrisel mengatakan, hampir 60% pergerakan barang berpusat di pulau Jawa. Sekitar 20% di Sumatra dan sisanya di sejumlah wilayah lain di Indonesia.

Jakarta sendiri mencatat lebih dari 7.000.000 shipment setiap harinya. Oleh sebab itu, Nofrisel mengingatkan kepada pelaku bisnis sektor logistik Indonesia untuk terus beradaptasi menggunakan teknologi dalam mengefisiensikan pengiriman.

Baca juga: Meski Banyak Jadi Korban Investasi Bodong, Warga Medan Malas Lapor

"Jika tidak ditangani dengan baik, bisa rawan terjadi mismatching, bottlenecking dan mengakibatkan penurunan kualitas logistik. Salah satu strategi peningkatan efisiensi logistik adalah mengotomasi jaringan supply chain lewat digitalisasi teknologi," tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!