Hadapi Gempuran Produk Impor, Kadin dan IISIA Gelar Pameran Baja Lokal

Kamis, 24 November 2022 - 22:22 WIB
Sementara itu, Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid menyampaikan bahwa kontribusi ekspor besi dan baja masuk lima besar komoditas utama. Permintaan domestik dan ekspor besi baja meningkat seiring dengan pemulihan perekonomian nasional pasca pandemi Covid-19.

"Peluang pasar domestik yang besar, seiring dengan instruksi presiden tentang pelarangan belanja impor terhadap produk yang bisa diproduksi di dalam negeri dan pengoptimalan Program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) pada lintas sektor," ujar Arsjad.

Baca Juga: 4 Peluncur Granat (RPG) Terbaik Buatan Rusia, Mampu Hancurkan Kendaraaan Lapis Baja

Arsjad juga menuturkan bahwa, daya saing infrastruktur Indonesia secara global saat ini berada pada posisi ke-55 mengalami peningkatan dari posisi ke-57 pada tahun 2021. Hal itu menunjukkan adanya kemajuan di bidang infrastruktur, namun belum cukup memadai karena masih tertinggal dari negara tetangga, yaitu Singapura dan Malaysia.

"Dengan adanya IBF 2022 ini, kami berharap perekonomian Indonesia dapat kembali bergerak, dimulai dari UMKM yang kami undang hingga industri baja sebagai penopang industri nasional Indonesia. Kesemuanya kami harapkan dapat memberikan kemajuan bagi Indonesia, seperti tema IBF 2022 ini yaitu Industri Baja Nasional untuk Indonesia Maju," tutup Arsjad.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!