BTN Fokus Pengembangan Dana Murah
Rabu, 30 November 2022 - 22:09 WIB
Bank BTN optimistis kinerjanya tahun ini akan meningkat. Foto/Dok
JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk ( BTN ) fokus meningkatkan margin bunga bersih (net interest margin/NIM) dengan melakukan perbaikan struktur dana serta menggenjot produk pembiayaan bermargin tinggi (high yield margin).
Baca juga: Realisasi Kredit Online Melalui BTN Properti Melonjak 66 Persen
Direktur Keuangan BTN Nofry Rony Poetra mengatakan, NIM BTN pada akhir September 2022 mencapai 4,51%, meningkat signifikan dibandingkan setahun sebelumnya yang tercatat 3,52%. “Kami akan fokus meningkatkan NIM dengan menurunkan biaya dana dan mengeluarkan produk high yield margin,” ujar dia saat berdiskusi dengan media di Jakarta, hari ini (30/11/2022).
Dalam menurunkan biaya dana, BTN fokus pada pengembangan dana murah melalui produk tabungan dan giro (current account saving account/CASA). Hal ini berkat transformasi cabang yang dilakukan oleh BTN sejak 2019 lalu.
"Jadi cabang saat ini fokus untuk jualan baik funding maupun lending. Dulu cabang KPI (key performance indicator) tidak fokus terhadap jualan, karena juga ngurusin operation. Mulai dari procurement sampai analisa kredit," papar dia.
Baca juga: Realisasi Kredit Online Melalui BTN Properti Melonjak 66 Persen
Direktur Keuangan BTN Nofry Rony Poetra mengatakan, NIM BTN pada akhir September 2022 mencapai 4,51%, meningkat signifikan dibandingkan setahun sebelumnya yang tercatat 3,52%. “Kami akan fokus meningkatkan NIM dengan menurunkan biaya dana dan mengeluarkan produk high yield margin,” ujar dia saat berdiskusi dengan media di Jakarta, hari ini (30/11/2022).
Dalam menurunkan biaya dana, BTN fokus pada pengembangan dana murah melalui produk tabungan dan giro (current account saving account/CASA). Hal ini berkat transformasi cabang yang dilakukan oleh BTN sejak 2019 lalu.
"Jadi cabang saat ini fokus untuk jualan baik funding maupun lending. Dulu cabang KPI (key performance indicator) tidak fokus terhadap jualan, karena juga ngurusin operation. Mulai dari procurement sampai analisa kredit," papar dia.
Lihat Juga :