Cadangan Tinggal 295.337 Ton, Buwas: Di Lapangan Surplus Beras Susah Didapat

Kamis, 08 Desember 2022 - 07:09 WIB
Cadangan beras pemerintah di Bulog dinilai kian menipis. Foto/Dok
JAKARTA - Cadangan beras di Tanah Air saat ini tengah menjadi perhatian pemerintah, sebab hingga menjelang akhir tahun stoknya makin menipis. Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi menyatakan, per 6 Desember 2022 ketersediaan cadangan beras pemerintah (CBP) yang disimpan di Perum Bulog tinggal 295.337 ton.

Baca juga: Mentan Klaim Produktivitas Beras Tahun Ini Tertinggi Sepanjang Sejarah



Dengan demikian, total stok beras yang dipegang Perum Bulog baik komersial maupun CBP, hanya tersedia sebanyak 494.202 ton.

“Sebenarnya stok CBP itu sekarang tinggal 295.000 ton,” ucap Arief dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi IV DPR RI di Jakarta, Rabu (7/12/2022).

Rinciannya, dari total stok beras 494.202 ton tadi, stok komersial tersedia sebanyak 198.965 ton dan stok CBP 295.337 ton. Dengan data tersebut, Badan Pangan mendorong agar stok komersial di Perum Bulog dikonversi menjadi stok CBP supaya dapat digunakan untuk intervensi pasar.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Bulog Budi Waseso atau Buwas juga mengamini bahwa stok beras saat ini sudah menipis. Bahkan, data beras yang disebut Kementerian Pertanian surplus pun, realitanya barangnya susah didapat. Atau kata lain, tidak ada barangnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!