Pertamina Ungkap Teka Teki UMKM Binaan Tembus Pasar Global

Senin, 12 Desember 2022 - 09:31 WIB
“Setelah kita mengetahui nilai keunggulan, maka yang perlu dilakukan selanjutnya adalah mengenali potensi target pasar atau negara tujuan ekspor, regulasi perdagangan internasional khususnya dalam perjanjian atau kemitraan, kenali prosedur ekspor dan menyiapkan dokumen ekspor,” ujarnya.

Langkah berikutnya adalah standar yang dibutuhkan produk untuk masuk ke negara tujuan sesuai dengan regulasi dari Pemerintah. Jadi jika produk kita tidak memiliki standar wajib ini maka otomatis produk kita tidak akan dapat melewati bea cukai, misalnya mengenai kandungan produk yang memerlukan uji lab dan tambahan surat keterangan bawa produk yang dikirim bukan merupakan illegal logging apabila produk yang dikirim berupa kayu.

Seminar Nasional dengan mengusung tema “UMKM Bangga Produk Lokal Tembus Pasar Global” ini sekaligus dalam rangka menyemarakan kegiatan HUT Pertamina ke-65 yang dihadiri lebih dari 500 UMKM dari 30 Rumah BUMN (RB) dan dilaksanakan secara online serta offline dimana sebagian UMKM berkumpul di masing-masing kantor RB. Kegiatan ini juga dalam rangka meningkatkan engagement RB Pertamina dengan para pelaku UMKM serta mendorong transformasi bisnis UMKM menuju digitalisasi dan menembus pasar global.

Dalam sambutannya, Staff Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga mengungkapkan bahwa Kementerian BUMN sangat memahami bahwa kendala yang dihadapi UMKM tidak hanya dalam hal pendanaan tetapi juga pembinaan. “Kami mendorong Rumah BUMN yang ada di 248 Kabupaten maupun Kota di seluruh Indonesia untuk membantu memberikan pelatihan,” tuturnya.

Selain ini, Kementerian BUMN mengambil langkah mengaktifkan RB untuk mengajak para UMKM masuk ke e-commerce, berharap di akhir tahun 2022 ini semua RB sudah memiliki office store sendiri. “Jadi ketika ada moment-moment tertentu seperti halnya HUT Pertamina, bisa dijadikan ajang promosi dengan memberikan promo diskon atau flash sale untuk menarik minat konsumen,” katanya.

Dukungan dari Kementerian BUMN akan terus diberikan baik dalam bentuk pelatihan maupun pameran seiring dengan semangat pantang menyerah dari para pelaku UMKM. Arya berharap agar UMKM jangan cepat merasa puas dan terus berifikir kreatif serta inovatif dalam meningkatkan kualitas produknya sehingga bisa diterima di pasar global.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!