Kementeriannya Dibilang Diisi Setan, Wamenkeu: Kita Bicarakan dengan Data
Senin, 12 Desember 2022 - 17:32 WIB
"Kehadiran negara juga dilakukan melalui berbagai belanja-belanja kementerian/lembaga (K/L) dari pusat di daerah seperti belanja Kementerian PUPR, Kementerian Sosial, dan berbagai program lainnya. Aparat keamanan yang ada di berbagai pelosok juga dibiayai oleh uang APBN kita," tegas Suahasil.
Suahasil menjelaskan juga ada belanja subsidi energi sehingga masyarakat bisa membayar harga BBM dan listrik bersubsidi. Semuanya itu untuk dialokasikan kepada masyarakat seluruh Indonesia.
"Khusus untuk Meranti, saya tunjukkan datanya. Nah, kalau ada yang perlu diperbaiki, bukan hanya 'boleh' atau 'dapat', tapi malah harus kita perbaiki. Kita bicarakan, dengan data, dengan bicara yang baik, dengan konteks keIndonesiaan. Itulah cara kita semua bernegara, Indonesia," ucap Suahasil.
Baca juga: 2,73 Juta Kendaraan Wara-wiri, Jasa Marga Ramal Tanggal Ini Jadi Puncak Mudik Nataru 2022-2023
"Yang paling menyedihkan adalah ketika berpikir 'pindah' negeri sebelah saja. Ini jauh dari cita-cita pendiri republik, dan jauh dari cita-cita Indonesia," pungkasnya.
Suahasil menjelaskan juga ada belanja subsidi energi sehingga masyarakat bisa membayar harga BBM dan listrik bersubsidi. Semuanya itu untuk dialokasikan kepada masyarakat seluruh Indonesia.
"Khusus untuk Meranti, saya tunjukkan datanya. Nah, kalau ada yang perlu diperbaiki, bukan hanya 'boleh' atau 'dapat', tapi malah harus kita perbaiki. Kita bicarakan, dengan data, dengan bicara yang baik, dengan konteks keIndonesiaan. Itulah cara kita semua bernegara, Indonesia," ucap Suahasil.
Baca juga: 2,73 Juta Kendaraan Wara-wiri, Jasa Marga Ramal Tanggal Ini Jadi Puncak Mudik Nataru 2022-2023
"Yang paling menyedihkan adalah ketika berpikir 'pindah' negeri sebelah saja. Ini jauh dari cita-cita pendiri republik, dan jauh dari cita-cita Indonesia," pungkasnya.
(uka)
Lihat Juga :