Bos Louis Vuitton Paling Kaya Sedunia Berharta Rp2.916 Triliun, Kalahkan Elon Musk

Selasa, 13 Desember 2022 - 13:01 WIB
Dia menambahkan, faktor lain yang juga memicu penurunan harga saham adalah artikel negatif di kolom Heard on the Street di WSJ.

Meski begitu, Maley melihat masalah terbesar yang memicu merosotnya saham Tesla adalah karena banyaknya investor yang kehilangan kepercayaan pada Tesla.

Baca juga: Digadang-Gadang Gantikan Elon Musk, Presiden Tesla China Tom Zhu Ditarik ke Texas

Hal tersebut lantaran belakangan ini Musk lebih banyak memokuskan perhatiannya pada Twitter yang diakuisisi olehnya pada Oktober silam.

"Pada saat-saat penting bagi Tesla, Musk memokuskan seluruh energinya di Twitter, yang tidak terlihat bagus dan bergantung pada Tesla," tukas analis Wedbush Dan Ives. "Tweet oleh Musk menciptakan lebih banyak kebisingan, yang menciptakan hal negatif untuk Twitter maupun Tesla," tambahnya.

Untuk diketahui, Musk menyandang gelar orang terkaya di dunia sejak September 2021, ketika pria kelahiran 1971 itu sukses menyalip pendiri Amazon Jeff Bezos.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!