Sukses Bangun SDM Lokal, Ganjar Antarkan Pelajar SMK Bekerja di Jepang
Kamis, 22 Desember 2022 - 10:30 WIB
Rafli mengaku tak pernah kesulitan mencari kerja, hingga kini bekerja di Jepang. Bahkan di usianya yang 25 tahun itu, Rafli telah menopang ekonomi keluarganya. Rafli pun menitipkan rindunya untuk orang tua tercinta dan teman-teman sekolahnya yang juga telah bekerja di berbagai perusahaan. Dia juga berterima kasih kepada Ganjar yang telah mendirikan program SMKN Jateng itu.
"Maturnuwunpak, sudah membuat sekolah yang mengubah hidup saya dan keluarga saya selamanya. Maturnuwun juga untuk bapak ibu guru SMK Jateng, panjenengan luar biasa," tutur Rafli.
Sumiyatun, ibu dari Rafli pun tak kuasa menahan haru ketika melihat nasib sang anak. Sumiyatun mengaku senang dan bahagia melihat Rafli bisa bekerja di Jepang serta membantu kedua orang tua.
"Sekarang kerja di Jepang, alhamdulillah tiap bulan kirim uang, sudah beli tanah dan renovasi rumah. Terharu, bangga, bersyukur nikmat. Sudah mengubah kondisi keluarga," ujarnya di Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kudus, Jateng.
Menurut Sumiyatun, SMKN Jateng adalah bukti bukti kepedulian Ganjar dalam bidang pendidikan. Bukan hanya sistem dan kurikulumnya, tapi juga memberi kesempatan bagi anak-anak kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan gratis.
"Ya tidak bisa ngomong, saya bangga. Wong, waktu lulus SMP itu bapaknya tidak kerja jadi tidak ada biaya. Dan, Rafli bisa sekolah di SMKN Jateng dari Pak Ganjar. Sekolahnya gratis tidak ditarik biaya apapun. Sekolahnya berhasil mendidik anak-anak dengan baik, kedisiplinannya juga baik," imbuhnya.
"Maturnuwunpak, sudah membuat sekolah yang mengubah hidup saya dan keluarga saya selamanya. Maturnuwun juga untuk bapak ibu guru SMK Jateng, panjenengan luar biasa," tutur Rafli.
Sumiyatun, ibu dari Rafli pun tak kuasa menahan haru ketika melihat nasib sang anak. Sumiyatun mengaku senang dan bahagia melihat Rafli bisa bekerja di Jepang serta membantu kedua orang tua.
"Sekarang kerja di Jepang, alhamdulillah tiap bulan kirim uang, sudah beli tanah dan renovasi rumah. Terharu, bangga, bersyukur nikmat. Sudah mengubah kondisi keluarga," ujarnya di Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kudus, Jateng.
Menurut Sumiyatun, SMKN Jateng adalah bukti bukti kepedulian Ganjar dalam bidang pendidikan. Bukan hanya sistem dan kurikulumnya, tapi juga memberi kesempatan bagi anak-anak kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan gratis.
"Ya tidak bisa ngomong, saya bangga. Wong, waktu lulus SMP itu bapaknya tidak kerja jadi tidak ada biaya. Dan, Rafli bisa sekolah di SMKN Jateng dari Pak Ganjar. Sekolahnya gratis tidak ditarik biaya apapun. Sekolahnya berhasil mendidik anak-anak dengan baik, kedisiplinannya juga baik," imbuhnya.
Lihat Juga :