Pemenang Pertapreneur Aggregator Garap Pasar Domestik dan Internasional

Jum'at, 23 Desember 2022 - 13:36 WIB
Ismail Marzuki, pemilik usaha Bali Honey, menuturkan saat berpartisipasi pada salah satu ajang pameran internasional, dia ditemui calon buyer dari Timur Tengah yang meminta dikirimkan madu sebanyak dua kontainer ukuran 40 feet setiap bulan. "Terus terang saya belum bisa menjawabnya. Ini tantangan ke depan kalau saja dibimbing Pertamina dan kami diberikan fasilitas untuk tumbuh bersama, bukan tidak mungkin sebelum 2028 Bali Honey sudah bisa menjawab peluang ekspor karena madu Indonesia sudah terkenal dengan keanekaragaman rasa, warna dan sebagainya. Tidak semua negara punya itu," katanya.

Baca Juga: Wow…! UMKM Binaan Pertamina Tembus Transaksi Hingga Rp35 Miliar di TEI 2022

Vice President CSR & SMEPP Pertamina Fajriyah Usman mengatakan bahwa diperlukan UMKM agregator untuk bisa menjadi network collaboration dari mitra binaan Pertamina sebagai upaya percepatan pertumbuhan UMKM di Indonesia serta mendorong dan meningkatkan kapasitas SDM melalui digitalisasi. "Kolaborasi yang dilakukan antar mitra binaan diharapkan bisa dirancang secara matang sehingga benar-benar menguntungkan kedua belah pihak baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang," imbuhnya.

Melalui Program Pendanaan UMK, lanjut Fajriyah, Pertamina menghadirkan energi yang dapat menggerakkan roda ekonomi nasional maupun lokal. Upaya itu mendukung pertumbuhan berkelanjutan dengan mendorong setiap mitra binaan menjadi UMK naik kelas dan go global.

"Pertamina juga senantiasa mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui implementasi program-program berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh wilayah operasionalnya. Hal ini merupakan bagian dari tanggung jawab lingkungan dan sosial demi mewujudkan manfaat ekonomi di masyarakat," tandasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!