Bendungan Sadawarna Habiskan Uang Tak Sedikit, Jokowi Target Produksi Pertanian Naik 1,8 Juta Ton/Tahun
Selasa, 27 Desember 2022 - 13:37 WIB
Menurutnya dengan adanya bendungan tersebut bisa tetap mempertahankan predikat Indramayu sebagai kontributor terbesar dalam penghitungan surplus beras di Indonesia.
"Karena kita tahu Indramayu adalah penyumbang surplus nomor 1 terbesar di indonesia dan kita harapkan tidak turun tapi naik dari 1,3 juta ton jadi 1,8 juta ton untuk kabupatem Indramayu," lanjut Presiden.
Baca Juga: Jokowi Targetkan Bangun 60 Bendungan hingga Akhir 2024
Presiden menjelaskan, waduk Sadawarna mempunya luas genangan 680 hektar dan mampu mengairi kurang lebih 4280 hektare sawah yang ada di bawahnya yang terbagi di Kabupaten Subang sebesar 2.517 ha dan Kabupaten Indramayu sebesar 1.767 ha.
"Kita harapkan dengan banyaknya waduk-waduk yang dibangun di Indonesia, kita harapkan produktivitas padi utamanya dan komoditas holtikultura dan yang lain-lainnya bisa naik dan ketahanan pangan kita semakin baik, kemandirian pangan semakin baik," kata Presiden.
"Karena kita tahu Indramayu adalah penyumbang surplus nomor 1 terbesar di indonesia dan kita harapkan tidak turun tapi naik dari 1,3 juta ton jadi 1,8 juta ton untuk kabupatem Indramayu," lanjut Presiden.
Baca Juga: Jokowi Targetkan Bangun 60 Bendungan hingga Akhir 2024
Presiden menjelaskan, waduk Sadawarna mempunya luas genangan 680 hektar dan mampu mengairi kurang lebih 4280 hektare sawah yang ada di bawahnya yang terbagi di Kabupaten Subang sebesar 2.517 ha dan Kabupaten Indramayu sebesar 1.767 ha.
"Kita harapkan dengan banyaknya waduk-waduk yang dibangun di Indonesia, kita harapkan produktivitas padi utamanya dan komoditas holtikultura dan yang lain-lainnya bisa naik dan ketahanan pangan kita semakin baik, kemandirian pangan semakin baik," kata Presiden.
Lihat Juga :