Rusia Ancam Pangkas Produksi, Harga Minyak Terus Menguat
Rabu, 28 Desember 2022 - 10:40 WIB
Potensi kenaikan permintaan bahan bakar di China datang ketika mitra dagang Indonesia itu tengah bergerak menuju pembukaan kembali pembatasan mobilitas setelah tiga tahun memperketat aktivitas bisnis untuk melawan penyebaran virus corona.
Harapan juga datang dari kabar bahwa Rusia mulai akan memangkas produksi sekaligus melarang penjualan minyak ke negara-negara G7 yang membatasi harga jual mereka. Kebijakan ini diperkirakan akan berlaku mulai 1 Februari 2023, dilansir Reuters, Rabu (28/12/2022).
Baca Juga: Pakar Energi Dunia Yergin Ramal Harga Minyak Dunia Bisa Sampai USD 121 Per Barel
Dari sisi produksi, Amerika Serikat (AS) sedang mengalami gangguan cuaca ekstrem yang membuat produksi minyak dan gas di North Dakota dan Texas berhenti. Fasilitas pengilangan miinyak sempat melanjutkan operasi setelah sebelumnya terhenti akibat membeku.
Sejumlah jajak pendapat menyebut stok minyak mentah AS diperkirakan akan turun 1,6 juta barel menyusul situasi tersebut. Ke depan, organisasi kelompok industri American Petroleum Institute dan Badan Administrasi Informasi Energi AS akan merilis data persediaan minyak mentah AS terbaru.
Harapan juga datang dari kabar bahwa Rusia mulai akan memangkas produksi sekaligus melarang penjualan minyak ke negara-negara G7 yang membatasi harga jual mereka. Kebijakan ini diperkirakan akan berlaku mulai 1 Februari 2023, dilansir Reuters, Rabu (28/12/2022).
Baca Juga: Pakar Energi Dunia Yergin Ramal Harga Minyak Dunia Bisa Sampai USD 121 Per Barel
Dari sisi produksi, Amerika Serikat (AS) sedang mengalami gangguan cuaca ekstrem yang membuat produksi minyak dan gas di North Dakota dan Texas berhenti. Fasilitas pengilangan miinyak sempat melanjutkan operasi setelah sebelumnya terhenti akibat membeku.
Sejumlah jajak pendapat menyebut stok minyak mentah AS diperkirakan akan turun 1,6 juta barel menyusul situasi tersebut. Ke depan, organisasi kelompok industri American Petroleum Institute dan Badan Administrasi Informasi Energi AS akan merilis data persediaan minyak mentah AS terbaru.
(nng)
Lihat Juga :