8,3 Juta Orang Bepergian dengan Angkutan Umum Saat Nataru, Terbanyak Naik Pesawat
Minggu, 01 Januari 2023 - 15:20 WIB
Selanjutnya angkutan kereta api sebanyak 1.582.528 penumpang atau meningkat 64,14%, dan angkutan laut sebanyak 684.529 penumpang atau naik 26,42 %.
Berdasarkan data sementara, puncak pergerakan penumpang angkutan umum pada masa libur nataru kali ini terjadi pada 23 Desember 2022, yaitu sebanyak 769.382 penumpang untuk semua moda transportasi.
Lebih rinci, jumlah penumpang tertinggi harian untuk angkutan jalan terjadi pada 26 Desember 2022 sebanyak 171.567 penumpang, angkutan penyeberangan tertinggi pada 24 Desember 2022 sebanyak 165.503 penumpang, dan angkutan udara tertinggi pada 23 Desember 2022 sebanyak 244.717 penumpang berangkat.
Baca juga: AP II Prediksi Puncak Arus Balik Nataru di Bandara Soetta Besok
Adapun angkutan laut tertinggi pada 21 Desember 2022 sebanyak 69.287 penumpang, dan angkutan kereta api tertinggi pada 23 Desember 2022 sebanyak 156.990 penumpang.
Berdasarkan data pemantauan Jasa Marga (Persero) Tbk di di empat Gerbang Tol Utama, hingga Jumat (30/12/2022), pergerakan kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabotabek masih cukup tinggi.
Berdasarkan data sementara, puncak pergerakan penumpang angkutan umum pada masa libur nataru kali ini terjadi pada 23 Desember 2022, yaitu sebanyak 769.382 penumpang untuk semua moda transportasi.
Lebih rinci, jumlah penumpang tertinggi harian untuk angkutan jalan terjadi pada 26 Desember 2022 sebanyak 171.567 penumpang, angkutan penyeberangan tertinggi pada 24 Desember 2022 sebanyak 165.503 penumpang, dan angkutan udara tertinggi pada 23 Desember 2022 sebanyak 244.717 penumpang berangkat.
Baca juga: AP II Prediksi Puncak Arus Balik Nataru di Bandara Soetta Besok
Adapun angkutan laut tertinggi pada 21 Desember 2022 sebanyak 69.287 penumpang, dan angkutan kereta api tertinggi pada 23 Desember 2022 sebanyak 156.990 penumpang.
Berdasarkan data pemantauan Jasa Marga (Persero) Tbk di di empat Gerbang Tol Utama, hingga Jumat (30/12/2022), pergerakan kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabotabek masih cukup tinggi.
Lihat Juga :