Belanja Negara Capai Rp3.090,8 Triliun di 2022, Buat Apa Saja?
Selasa, 03 Januari 2023 - 17:21 WIB
Realisasi tersebut dipengaruhi oleh peningkatan pagu belanja K/L untuk mendukung Program Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC PEN) di bidang kesehatan dan perlindungan sosial.
Menkeu menjelaskan, tambahan belanja di bidang kesehatan utamanya untuk penanganan pasien Covid-19, pembayaran insentif tenaga kesehatan, pengadaan obat-obatan dan vaksin dalam penanganan Covid-19.
"Tambahan belanja di bidang perlindungan sosial utamanya untuk menjaga daya beli dan meringankan beban pengeluaran masyarakat, melalui program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Minyak Goreng, BLT BBM, dan Bantuan Subsidi Upah, serta untuk penanggulangan bencana alam di beberapa daerah," terang menteri kelahiran Lampung.
Baca juga: Sri Mulyani Klarifikasi Soal Gaji Rp5 Juta Kena Pajak 5%
Adapun realisasi belanja non-K/L mencapai Rp1.195,2 triliun, setara 88,2% dari Perpres 98/2022 atau meningkat 47,6% apabila dibandingkan realisasi tahun 2021.
Menkeu menjelaskan, tambahan belanja di bidang kesehatan utamanya untuk penanganan pasien Covid-19, pembayaran insentif tenaga kesehatan, pengadaan obat-obatan dan vaksin dalam penanganan Covid-19.
"Tambahan belanja di bidang perlindungan sosial utamanya untuk menjaga daya beli dan meringankan beban pengeluaran masyarakat, melalui program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Minyak Goreng, BLT BBM, dan Bantuan Subsidi Upah, serta untuk penanggulangan bencana alam di beberapa daerah," terang menteri kelahiran Lampung.
Baca juga: Sri Mulyani Klarifikasi Soal Gaji Rp5 Juta Kena Pajak 5%
Adapun realisasi belanja non-K/L mencapai Rp1.195,2 triliun, setara 88,2% dari Perpres 98/2022 atau meningkat 47,6% apabila dibandingkan realisasi tahun 2021.
Lihat Juga :