Impor Gas Jerman Turun 12,3% di 2022, Norwegia Bantu Gantikan Pasokan Rusia
Senin, 09 Januari 2023 - 08:10 WIB
Pemerintah Berlin juga telah bergegas mengisi kekosongan dengan gas alam cair (LNG) untuk menutup celah. Pengetatan yang terjadi di Jerman, berarti mengekang ekspor ke negara-negara tetangga yang sebelumnya memungkinkan saat pasokan gasRusia melimpah.
Meski begitu kurangnya permintaan di tempat lain juga mengurangi pengiriman. Total ekspor gas Jerman sebesar 501 TWh, atau turun sepertiga dari 749 TWh setahun sebelumnya.
Sementara cuaca yang bersahabat dengan suhu rata-rata 1,1 derajat Celcius membuat konsumsi turun 14%. Tingkat penyimpanan gas Jerman saat ini berada pada level 90,72% atau dalam konsisi yang nyaman, jauh di atas ambang batas 40% yang dianggap penting oleh regulator pada awal Februari.
Namun mengisi tempat penyimpanan setelah musim dingin pada 2023 akan tetap menjadi tantangan, mengingat gambaran besar ketidakpastian atas situasi pasokan ke Jerman. Patokan gas bulan depan Belanda naik 8,8% pada hari Jumat, kemarin di level 74,6 euro per megawatt hour (MWh).
Harga tersebut hampir setengah dari posisi tertinggi belum lama ini di awal Desember 2022. Lalu 78% di bawah level pada akhir Agustus ketika harga melonjak menjelang pemadaman usai ada cek rutin Nord Stream 1.
Meski begitu kurangnya permintaan di tempat lain juga mengurangi pengiriman. Total ekspor gas Jerman sebesar 501 TWh, atau turun sepertiga dari 749 TWh setahun sebelumnya.
Sementara cuaca yang bersahabat dengan suhu rata-rata 1,1 derajat Celcius membuat konsumsi turun 14%. Tingkat penyimpanan gas Jerman saat ini berada pada level 90,72% atau dalam konsisi yang nyaman, jauh di atas ambang batas 40% yang dianggap penting oleh regulator pada awal Februari.
Namun mengisi tempat penyimpanan setelah musim dingin pada 2023 akan tetap menjadi tantangan, mengingat gambaran besar ketidakpastian atas situasi pasokan ke Jerman. Patokan gas bulan depan Belanda naik 8,8% pada hari Jumat, kemarin di level 74,6 euro per megawatt hour (MWh).
Harga tersebut hampir setengah dari posisi tertinggi belum lama ini di awal Desember 2022. Lalu 78% di bawah level pada akhir Agustus ketika harga melonjak menjelang pemadaman usai ada cek rutin Nord Stream 1.
(akr)
Lihat Juga :