Sentralisasi Pemasaran Terbukti Sukses Dongkrak Kinerja Perusahaan
Senin, 09 Januari 2023 - 16:15 WIB
Penjualan pupuk ke sektor non-subsidi, khususnya ke konsumen retail dan korporasi, di tahun 2022 mencapai 4,08 juta ton atau 101% dari target dan penjualan produk non-pupuk mencapai 1,45 juta ton atau 130% dari target.
“Perlu kami tekankan bahwa capaian itu bisa kami lakukan dengan tetap memprioritaskan pasokan dalam negeri, baik kebutuhan pupuk bersubsidi maupun pupuk non-subsidi atau produk-produk komersial,” tegas Bakir.
Melalui sentralisasi ini pula Pupuk Indonesia mengembangkan program 1.000 kios pupuk untuk produk komersial dan non-subsidi untuk mempermudah akses petani terhadap produk-produk Pupuk Indonesia Grup. Pupuk Indonesia berharap dengan program kios komersil Toko Pe-I, petani dan konsumen lainnya dapat lebih mudah mencari produk mereka.
"Target kami saat ini adalah pembangunan 1.000 kios dan nantinya kami ingin agar Toko Pe-I ini bisa ada di semua kecamatan sehingga tidak ada lagi keluhan kesulitan mencari pupuk,” tegas Bakir.
Keberhasilan sentralisasi pemasaran, menurut Bakir, karena menghilangkan kompetisi antar-anak perusahaan yang selama ini saling bersaing. Di samping itu, sentralisasi juga dapat mengurangi biaya distribusi dan mengoptimalkan kecepatan distribusi produk.
“Selain itu juga meningkatkan daya tawar untuk sektor korporasi dan pelanggan luar negeri sehingga kita dapat memperoleh harga jual yang baik,” kata Bakir.
“Perlu kami tekankan bahwa capaian itu bisa kami lakukan dengan tetap memprioritaskan pasokan dalam negeri, baik kebutuhan pupuk bersubsidi maupun pupuk non-subsidi atau produk-produk komersial,” tegas Bakir.
Melalui sentralisasi ini pula Pupuk Indonesia mengembangkan program 1.000 kios pupuk untuk produk komersial dan non-subsidi untuk mempermudah akses petani terhadap produk-produk Pupuk Indonesia Grup. Pupuk Indonesia berharap dengan program kios komersil Toko Pe-I, petani dan konsumen lainnya dapat lebih mudah mencari produk mereka.
"Target kami saat ini adalah pembangunan 1.000 kios dan nantinya kami ingin agar Toko Pe-I ini bisa ada di semua kecamatan sehingga tidak ada lagi keluhan kesulitan mencari pupuk,” tegas Bakir.
Keberhasilan sentralisasi pemasaran, menurut Bakir, karena menghilangkan kompetisi antar-anak perusahaan yang selama ini saling bersaing. Di samping itu, sentralisasi juga dapat mengurangi biaya distribusi dan mengoptimalkan kecepatan distribusi produk.
“Selain itu juga meningkatkan daya tawar untuk sektor korporasi dan pelanggan luar negeri sehingga kita dapat memperoleh harga jual yang baik,” kata Bakir.
Lihat Juga :