Kebijakan Hilirisasi Bisa buat Indonesia Raup Rp8.440 Triliun di 2035
Selasa, 17 Januari 2023 - 18:29 WIB
Hilirisasi tambang menyimpan potensi pemasukan yang besar. Foto/Dok
JAKARTA - Kebijakan hilirisasi masih terus menjadi fokus pemerintah untuk memberikan nilai tambah. Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan, tak tanggung-tanggung, potensi hilirisasi jika berjalan sesuai dengan rencana, sampai dengan tahun 2035 mencapai USD545,3 miliar atau sekitar Rp8.440 triliun (kurs Rp15.500).
Baca juga: Paviliun Indonesia Hadir di WEF Swiss 2023, Bahlil: Agenda Mendorong Investasi Berkelanjutan
"Potensi hilirisasi kalau kita fokus sampai dengan tahun 2035 ini sebesar USD545,3 miliar dari 8 komoditas," kata Bahlil, dalam Rapat Koordinasi Nasional Kepala Daerah dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah se-Indonesia yang disiarkan melalui YouTube Kementerian Dalam Negeri, Selasa (17/1/2023).
Bahlil menyebut, kebijakan hilirisasi harus dilakukan jika ingin Indonesia naik kelas dari negara berkembang menjadi negara maju. Sulit jika hanya mengandalkan APBN semata untuk menjadi negara maju.
Baca juga: Paviliun Indonesia Hadir di WEF Swiss 2023, Bahlil: Agenda Mendorong Investasi Berkelanjutan
"Potensi hilirisasi kalau kita fokus sampai dengan tahun 2035 ini sebesar USD545,3 miliar dari 8 komoditas," kata Bahlil, dalam Rapat Koordinasi Nasional Kepala Daerah dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah se-Indonesia yang disiarkan melalui YouTube Kementerian Dalam Negeri, Selasa (17/1/2023).
Bahlil menyebut, kebijakan hilirisasi harus dilakukan jika ingin Indonesia naik kelas dari negara berkembang menjadi negara maju. Sulit jika hanya mengandalkan APBN semata untuk menjadi negara maju.
Lihat Juga :