Gapoktan Binaan Pertagas Ekspansi 14 Hektar Lahan Pertanian Ramah Lingkungan
Selasa, 28 April 2020 - 13:45 WIB
loading...
A
A
A
Mereka berharap, pada Juni 2020 ini, para petani anggota Gapoktan Saluyu sudah bisa menikmati hasil panen musim pertama. “InsyaAllah di tengah wabah kami tetap bisa menghasilkan produk pangan untuk masyarakat,” ujarnya,
Manager Communication, Relation, dan CSR PT Pertamina Gas Zainal Abidin mengapresiasi kegigihan kelompok tani binaannya untuk tetap berproduksi di tengah pandemi. “Mereka ini adalah salah satu pejuang ketahanan pangan negeri. Pertagas menaruh perhatian besar terhadap isu ini” ujarnya.
Untuk itu, kata Zainal, Pertagas menyambut baik keinginan Gapoktan Saluyu menambah ekspansi lahannya di tahun 2020 ini. “Apalagi mereka berinisiatif menanggung seluruh biaya sewa lahan tanpa bergantung lagi dari perusahaan,” ujarnya.
Meski demikian, Pertagas ikut berkontribusi dalam penampingan untuk pelatihan bagi anggota kelompok petani yang baru bergabung untuk mengikuti pelatihan pertanian ramah lingkungan, “Kami juga masuk membantu dari sisi pengadaan pupuk organiknya, meski sebagian sudah diproduksi dan didanai oleh para petani sendiri,” jelasnya.
Zainal berharap, kesuksesan Gapoktan Saluyu akan memicu para petani lain untuk tetap semangat berjuang di garda terdepan menjaga ketahanan dan kedaulatan pangan nasional di tengah pandemi. “Kami juga selalu mendampingi dan mengingatkan agar rekan-rekan petani mengantisipasi adanya wabah saat melakukan aktivitas di sawah,” pungkasnya.
Manager Communication, Relation, dan CSR PT Pertamina Gas Zainal Abidin mengapresiasi kegigihan kelompok tani binaannya untuk tetap berproduksi di tengah pandemi. “Mereka ini adalah salah satu pejuang ketahanan pangan negeri. Pertagas menaruh perhatian besar terhadap isu ini” ujarnya.
Untuk itu, kata Zainal, Pertagas menyambut baik keinginan Gapoktan Saluyu menambah ekspansi lahannya di tahun 2020 ini. “Apalagi mereka berinisiatif menanggung seluruh biaya sewa lahan tanpa bergantung lagi dari perusahaan,” ujarnya.
Meski demikian, Pertagas ikut berkontribusi dalam penampingan untuk pelatihan bagi anggota kelompok petani yang baru bergabung untuk mengikuti pelatihan pertanian ramah lingkungan, “Kami juga masuk membantu dari sisi pengadaan pupuk organiknya, meski sebagian sudah diproduksi dan didanai oleh para petani sendiri,” jelasnya.
Zainal berharap, kesuksesan Gapoktan Saluyu akan memicu para petani lain untuk tetap semangat berjuang di garda terdepan menjaga ketahanan dan kedaulatan pangan nasional di tengah pandemi. “Kami juga selalu mendampingi dan mengingatkan agar rekan-rekan petani mengantisipasi adanya wabah saat melakukan aktivitas di sawah,” pungkasnya.
(ars)
Lihat Juga :