IKN Nusantara Punya 9 Wilayah Perencanaan, Total Ada 70 Perusahaan Swasta Tertarik Tanamkan Modal

Senin, 23 Januari 2023 - 16:58 WIB
loading...
IKN Nusantara Punya...
Jika mengutip Buku Panduan Implementasi IKN Nusantara yang diterbitkan oleh Badan Otorita, pembangunan IKN terbagi dalam 9 bagian perencanaan atau wilayah perencanaan (WP). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia menggelar kegiatan Indonesia Pavilion dengan mengusung tema Experience Indonesia dalam perhelatan World Economic Forum (WEF) pada 16-20 Januari 2023 di Davos, Swiss. Pada Pavilion tersebut, juga sekaligus memaparkan potensi-potensi Invetasi yang punya peluang cukup bagus di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kepala Otorita , Bambang Susanto mengatakan, ada beberapa sektor yang cukup potensial untuk di isi oleh investor. Mengingat keterbatasan APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) untuk membangun proyek tersebut hanya mempunyai porsi tidak lebih dari 20% dari total asumsi kebutuhan biaya pembangunan.

Baca Juga: Karpet Merah Investor IKN Nusantara, Ada Bebas Pajak Selama 30 Tahun

Bambang mengatakan sektor-sektor yang petensial tersebut seperti sektor transportasi, pendidikan, energi baru dan terbarukan, industri pertanian, berkelanjutan, teknologi kota cerdas, dan lainnya.

"Melihat perkembangan (pembangunan) ini, saya yakin IKN akan terus menarik banyak investor, baik dari dalam negeri maupun mancanegara," ujar Bambang dalam pernyataan tertulisnya, Minggu (22/1/2023).

Jika mengutip Buku Panduan Implementasi IKN Nusantara yang diterbitkan oleh Badan Otorita, pembangunan IKN terbagi dalam 9 bagian perencanaan atau wilayah perencanaan (WP). Pertama WP KIPP terdiri dari bangunan pusat pemerintahan seperti kantor Kementerian dan lembaga, kantor aparat penegak hukum, dan perumahan ASN.

Kemudian ada WP IKN Barat yang dikembangkan pusat ekonomi dan bisnis, pariwisata, pelayanan kesehatan, pendidikan tinggi, dan kantor pertahanan dan keamanan. Selanjutnya WP IKN Selatan yang akan dibangun untuk pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT), permukiman dan perdesaan, dan kantor pertahanan/keamanan.

WP IKN Timur 1 untuk pengembangan pusat hiburan, sport center, pariwisata, perdagangan dan jasa, pelayanan pendidikan tinggi, dan kantor pertahanan/kemanan. WP IKN Timur 2 akan dikembangkan sebagai pusat pendidikan tinggi, riset dan inovasi, perdagangan dan jasa, perkantoran, dan pelayanan kesehatan.

Baca Juga: Jokowi Paparkan Peluang Investasi di IKN Nusantara ke Investor

WP IKN Utara dikembangkan untuk pusat riset dan inovasi, pelayanan pendidikan tinggi, perkantoran dan pariwisata. Lalu ada WP Simpang Samboja yang akan dikembangkan sebagai pusat distribusi dan perdagangan komoditas kawasan, perumahan dan permukiman.

WP Kuala Samboja akan dikembangkan sebagai pusat argo industri dan industri pangan, dan perumahan. Kemudian WP Muara Jawa akan dikembangkan untuk pusat pelayanan publik, kegiatan berbasis pertanian dan perikanan, serta perumahan dan permukiman.

Lebih lanjut Bambang mengungkapkan, saat ini setidaknya sudah ada 70 LOI (letter of intent) atau surat minat investor yang masuk ke Badan Otorita IKN. Jumlah tersebut termasuk 11 LOI yang belum lama ditandatangani oleh Presiden Jokowi bersama Perdana Menteri Malaysia di Istana Bogor.

"Hingga saat ini, lebih dari 70 perusahaan swasta telah mengirimkan letter of intent ke Otorita IKN dan menyatakan minat berinvestasi di IKN. Ini termasuk 11 pernyataan dari perusahaan Malaysia yang baru-baru ini disampaikan pada kami di hadapan Presiden RI Joko Widodo dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim,” pungkas Bambang.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
IKN Diguyur Investasi...
IKN Diguyur Investasi Rp1,15 Triliun dari Perusahaan Korea, Buat Bangun Apa?
3 Investor Baru IKN...
3 Investor Baru IKN Siap Tanam Investasi, Bangun Mal hingga Fasilitas Olahraga
Badan Otorita IKN Kantongi...
Badan Otorita IKN Kantongi Rp6 Triliun di 2026, Satuan Kerja Khusus Kelola Keuangan Dibentuk
Data Kependudukan IKN...
Data Kependudukan IKN Dirilis BPS, Bappenas, dan OIKN! Begini Hasilnya
Finlandia-Uni Eropa...
Finlandia-Uni Eropa Digandeng Bangun Pondasi Smart City di IKN, Begini Konsepnya
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
Program Suara Warga,...
Program Suara Warga, Generasi Muda Kaltim Kawal IKN sebagai Ibu Kota Politik
5 Amanat Petani Tembakau...
5 Amanat Petani Tembakau Madura-Nusantara di Tengah Penyimpangan Pita Cukai
Rekomendasi
10 Fakta Menarik Grup...
10 Fakta Menarik Grup C Piala Dunia 2026: Maroko Ukir Sejarah, Vinicius Sentuh Rekor 3 Legenda Brasil
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Qatar Tersingkir dari...
Qatar Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Bosnia-Herzegovina Jaga Kans Lolos ke 32 Besar
Berita Terkini
Status Pasar Modal RI...
Status Pasar Modal RI Tetap Emerging Market, Kekhawatiran Investor Hilang?
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved