Optimistis Indonesia jadi Pusat Vaksin Dunia, Erick Thohir Ungkap Strateginya

Selasa, 24 Januari 2023 - 15:18 WIB
loading...
Optimistis Indonesia jadi Pusat Vaksin Dunia, Erick Thohir Ungkap Strateginya
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto/Dok MPI/Arif Julianto
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mendorong Indonesia menjadi hub vaksin dunia. Kemitraan dengan berbagai pihak dijalin untuk mewujudkannya.

Belum lama ini, Erick berkunjung ke Inggris untuk menandatangani kerja sama dengan ProFactor Pharma, dalam rangka menjadikan Indonesia sebagai hub vaksin dunia.

"Yang kita tanda tangani itu untuk hemofilia, perubahan DNA darah, yang selama ini belum ada vaksinnya. Nah, itu kita tarik ke Indonesia," jelas dia, Selasa (24/1/2023).

Erick memastikan ProFactor Pharma dan PT Bio Farma (Persero) akan memproduksi vaksin hemofilia dalam jumlah banyak untuk kebutuhan kesehatan masyarakat dunia.

Menurut dia, Indonesia memiliki lisensi dan sudah memiliki teknologi pembuatan vaksin tersebut. "Ini yang kita coba dorong ke depan bagaimana kita kembangkan vaksin-vaksin lain," tutur mantan bos Inter Milan.

Baca juga: Vaksin Booster Kedua di Jakarta Utara Dimulai Hari Ini, Ini Lokasinya

Selain itu, pihaknya di BUMN juga mendorong agar obat herbal dikembangkan seperti yang sudah dimulai di India dan China. "Kalau ini bisa kita dorong, kita dapat menekan 20% bahan baku impor," ungkapnya.

Lebih lanjut, dia juga menggarisbawahi membaiknya kondisi perekonomian nasional tidak terlepas dari kebijakan gas dan rem yang diambil Presiden Jokowi (Jokowi) saat menangani pandemi Covid-19.

Gas dan rem merujuk pada istilah kendaraan bermotor. Tancap gas soal pemulihan ekonominya, rem sebentar jika kondisinya mendesak.

Baca juga: Agar Bisa Digunakan 2030 Mendatang, Inggris Percepat Penelitian Vaksin Kanker mRNA

Sejak awal pandemi, sambung Erick, presiden menekankan untuk mempercepat akses terhadap vaksin. Kehadiran vaksin pada awal pandemi menjadi salah satu kunci keberhasilan Indonesia dalam meredam lonjakan Covid-19.

"Sekarang kita sudah punya yang namanya vaksin IndoVac, buatan kita sendiri, jadi tidak impor lagi, belum lagi harga-harga produk kesehatan yang kita sudah mulai bisa membuat sendiri," pungkasnya.

(ind)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1605 seconds (10.101#12.26)