65% Dana Pensiun BUMN Bermasalah, Ternyata Ini Penyebabnya

Selasa, 24 Januari 2023 - 17:55 WIB
loading...
65% Dana Pensiun BUMN...
Sebanyak 65% dana pensiun (dapen) BUMN disinyalir bermasalah. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Sebanyak 65% dana pensiun (dapen) BUMN disinyalir bermasalah. Salah satu penyebab adalah pengelolaannya yang dilakukan oleh pensiunan yang tidak paham mekanisme investasi.

Wakil Menteri BUMN I, Pahala Nugraha Mansury mengatakan, banyak para pensiunan BUMN yang bukan ahlinya justru dipercaya untuk mengelola dana pensiun perusahaan.

"Banyak (para pensiun), masalahnya bukan pensiunan, tapi apakah dikelola oleh orang-orang yang punya keahlian untuk itu," ujarnya saat ditemui di Gedung Nusantara II DPR, Selasa (24/1/2023).

Pembenahan dapen BUMN menjadi salah satu fokus Kementerian BUMN saat ini. Menurut Pahala, transformasi dana investasi para karyawan perusahaan pelat merah perlu dilakukan agar tidak terjadi penyelewengan atau kecurangan.

Salah satu hal yang disoroti adalah sistem pengelolaannya. Dengan adanya transformasi tersebut, Pahala berharap dapen bisa dikelola oleh para ahli.

"Jangan sampai dikelola oleh, mohon maaf, misalnya para pensiunan yang tidak memahami juga investasi. Itu arahan utamanya seperti itu, dan bagaimana bisa membijaki arahan investasi. Kebijakan dapen dan memang betul-betul sesuai dengan perspektifnya lah," tuturnya.

Baca juga: Erick Thohir Ungkap Rapor Merah 9 BUMN, Siapa Aja?

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan bahwa 65% dana pensiun BUMN bermasalah. Hanya 35% BUMN yang dinilai mampu mengelola dana pensiunnya dengan baik. Erick pun memastikan akan melakukan bersih-bersih dana pensiun BUMN hingga sisa masa jabatannya.

Mantan bos Inter Milan itu mengakui pengelolaan dana pensiun rawan diselewengkan. Oleh karena itu, dapen BUMN perlu diawasi agar dapat dikelola secara transparan dan profesional.

Baca juga: Pensiunan ASN Menangis setelah Tabungan Rp70 Juta Ludes Terbakar gara-gara Rokok

Adapun Kementerian BUMN menargetkan audit dugaan penggunaan atau korupsi dana pensiun BUMN rampung pada tahun ini. Hasil audit akan memperlihatkan data detail dapen BUMN yang masuk dalam kategori fraud dan mana dapen yang memang tidak dikorupsi.

(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Rekomendasi
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Berita Terkini
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved