Dari Investor Inggris hingga Amerika, Intip Perusahaan yang Bakal Garap Proyek Migas RI Tahun Ini
Selasa, 24 Januari 2023 - 19:27 WIB
loading...
Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto. Foto/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksanaan Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto menyebut sudah ada sejumlah perusahaan luar negeri yang berkomitmen untuk berinvestasi di sektor hulu migas pada tahun ini.
"Banyak (yang sudah berkomitmen investasi), pertama, karena wilayah kerja banyak di Pertamina dan itu cukup agresif juga berinvestasi dalam melakukan pengeboran. British Petroleum (BP) asal UK (Inggris), dia ada satu proyek besar yang akan dilaksanakan pada tahun ini," paparnya dalam Market Review IDXChannel, Selasa (24/1/2023).
Dwi melanjutkan, perusahaan asal Inggris lainnya yakni Premier Oil juga akan menggarap pengembangan atau Plan of Development (POD) Pertama Lapangan Tuna di Wilayah Kerja (WK) atau Blok Tuna, perairan Natuna. Selanjutnya yaitu ENI, perusahaan migas asal Italia, Mubadala Energy dan Medco Energi Internasional Tbk (MEDC).
"Untuk dalam negeri, itu ada Pertamina, EMP (PT Energi Mega Persada Tbk) yang dalam tahun-tahun ini meningkat investasinya dibandingkan tahun lalu," tuturnya.
Baca juga: Bidik Investasi Rp234 Triliun, SKK Migas Minta Jangan Ada Pungutan yang Ganggu Eksplorasi
"Banyak (yang sudah berkomitmen investasi), pertama, karena wilayah kerja banyak di Pertamina dan itu cukup agresif juga berinvestasi dalam melakukan pengeboran. British Petroleum (BP) asal UK (Inggris), dia ada satu proyek besar yang akan dilaksanakan pada tahun ini," paparnya dalam Market Review IDXChannel, Selasa (24/1/2023).
Dwi melanjutkan, perusahaan asal Inggris lainnya yakni Premier Oil juga akan menggarap pengembangan atau Plan of Development (POD) Pertama Lapangan Tuna di Wilayah Kerja (WK) atau Blok Tuna, perairan Natuna. Selanjutnya yaitu ENI, perusahaan migas asal Italia, Mubadala Energy dan Medco Energi Internasional Tbk (MEDC).
"Untuk dalam negeri, itu ada Pertamina, EMP (PT Energi Mega Persada Tbk) yang dalam tahun-tahun ini meningkat investasinya dibandingkan tahun lalu," tuturnya.
Baca juga: Bidik Investasi Rp234 Triliun, SKK Migas Minta Jangan Ada Pungutan yang Ganggu Eksplorasi
Lihat Juga :