Waspadai Kenaikan Suku Bunga The Fed, Legislator Sarankan Ini ke Perbankan

Selasa, 24 Januari 2023 - 21:15 WIB
loading...
Waspadai Kenaikan Suku Bunga The Fed, Legislator Sarankan Ini ke Perbankan
Pemerintah diminta mewaspadai kebijakan Federal Reserve (The Fed) atau Bank Sentral Amerika Serikat (AS) yang terus menaikkan suku bunga acuan (Fed Funds Rate) dalam beberapa waktu terakhir. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Pemerintah diminta mewaspadai kebijakan Federal Reserve ( The Fed ) atau Bank Sentral Amerika Serikat (AS) yang terus menaikkan suku bunga acuan (Fed Funds Rate) dalam beberapa waktu terakhir. Kebijakan ini diyakini berpotensi menganggu upaya pemulihan ekonomi dalam negeri pasca Pandemi Covid-19 sehingga mengancam kelompok rentan.

“Kami berharap kalangan perbankan khususnya BRI bisa melakukan mitigasi risiko terhadap kondisi likuiditas mata uang asing (USD) seiring kenaikan bunga Fed Fund Rate. Kenaikan ini dalam pandangan kami berpotensi menaikan inflasi dan perlambatan ekonomi,” ujar Wakil Ketua Komisi XI DPR, Fathan Subchi di sela Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (24/1/2023).

Baca Juga: The Fed Terus Agresif, Pengamat: Suku Bunga Naik 3-4 Kali Lagi di 2023

Fathan menjelaskan, kebijakan kenaikan suku bunga The Fed merupakan upaya AS dalam menekan laju inflasi dalam negeri mereka. Kebijakan yang dimulai sejak tahun lalu tersebut diperkirakan akan terus berlanjut hingga semester II tahun ini.

“Kebijakan menaikkan suku bunga ini kalo kita cermati juga dilakukan banyak bank sentral di berbagai negara Eropa dan Amerika,” katanya.

Baca Juga: Lagi, Bank Sentral AS The Fed Kerek Suku Bunga 50 Basis Poin

Kenaikan suku bunga ini, lanjut Fathan berpeluang menyusutkan likuiditas global yang dapat memperlambat pemulihan ekonomi di Kawasan Asia. Mulai dari menurunnya investasi, konsumsi masyarakat, ancaman larinya uang ke luar negeri, hingga penurunan nilai tukar rupiah.

“Jika ini terjadi maka kelompok rentan akan menjadi terancam sehingga membutuhkan antisipasi kebijakan baik dari kalangan perbankan maupun dari pemerintah,” ujar Sekretaris Fraksi PKB DPR RI tersebut.

Situasi ini, lanjut Fathan harus menjadi alarm bersama, meskipun tidak boleh menganggu momentum pertumbuhan ekonomi di tanah air. Kalangan perbankan termasuk PT BRI bisa memperkuat peran intermediasi sektor-sektor yang bisa menyerap banyak tenaga kerja melalui penguatan UMKM.

“Dengan demikian sektor domestik akan kian kuat dalam menghadapi ketidakpastian global termasuk kebijakan kenaikan suku bunga The Fed,” ujarnya.

Secara khusus, Fathan juga meminta agar PT BRI terus mengembangkan keamanan layanan digital bagi para nasabahnya. Hal ini penting mengingat ancaman kejahatan keuangan digital dari hari ke hari kian tinggi.

“Sebagai Bank dengan menggunakan transaksi inovasi digital, BRI harus bisa menjaga keamanan transaksi bagi nasabah dan perlindungan data nasabah,” pungkasnya.
(akr)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2513 seconds (10.101#12.26)